Masalah jantung dipengaruhi berbagai faktor penyebab yang perlu Milk Lovers perhatikan. Salah satu pemicu yang paling sering terdiagnosis adalah kadar kolesterol jahat yang terlalu tinggi dalam darah. Nah untuk mencegahnya, Milk Lovers disarankan untuk memperbaiki pola makan agar risiko penyakit jantung pun dapat berkurang drastis.

Susu termasuk produk yang direkomendasikan untuk menekan peluang penyakit jantung. Namun, sejauh mana kemampuan susu dalam mencegah kemungkinan tersebut? 

Konsumsi Susu Untuk Kesehatan Jantung

Klaim yang mengatakan susu mampu menyehatkan jantung tak datang sembarangan. Ada sejumlah riset yang ternyata sudah membuktikannya. Sebuah penelitian terbaru menemukan bukti bahwa orang yang mengonsumsi lebih dari dua porsi 244 gram susu murni sehari punya peluang terkena gangguan jantung lebih kecil. Hal tersebut mencakup konsumsi produk olahan susu seperti yoghurt, bukan krim atau keju.

Asupan susu yang Milk Lovers konsumsi juga turut menentukan keberhasilannya. Sebuah lembaga kesehatan di Inggris menyarankan Milk Lovers untuk menjaga konsumsi susu sekitar dua hingga tiga porsi sehari. Itu pun dengan jenis susu rendah lemak. Pasalnya, seperti yang Milk Lovers ketahui, lemak jenuh berlebih merupakan satu dari sekian faktor yang justru meningkatkan kadar kolesterol jahat yang mana berhubungan dengan penyakit jantung.

Namun, riset-riset lain justru menunjukkan hasil berbeda. Penelitian yang dilakukan sebuah tim dari Wageningen dan Universitas Harvard baru-baru ini menemukan bukti bahwa minum tiga gelas susu sehari berhubungan dengan penurunan risiko penyakit kardiovaskular hingga 18%. Mereka juga mengkaji setidaknya 17 riset dari Jepang, Eropa, dan Amerika Serikat yang malah menyebutkan tak ada hubungan antara konsumsi susu biasa maupun rendah lemak dengan peningkatan peluang serangan jantung, stroke, hingga kematian total.

Selain itu, Milk Lovers, sebuah penelitian dari Israel yang dipublikasikan dalam American Journal of Clinical Nutrition menunjukkan asupan susu tinggi kalsium yang dimasukkan dalam diet penurunan berat badan menghasilkan dampak terhadap penyusutan bobot tubuh.

Hasil studi tersebut diperoleh setelah para ilmuwan meneliti sampel lebih dari 300 responden laki-laki dan perempuan gemuk selama dua tahun. Dalam kajiannya diungkapkan para responden yang mengonsumsi susu tinggi kalsium berpotensi kehilangan berat badan sampai 38% dibandingkan saat memilih susu rendah kalsium untuk menunya.

Bagaimana, Milk Lovers? Semakin semangat minum susu setelah baca informasi ini? Semoga pilihan Milk Lovers memberikan hasil yang manis yah!