Setelah libur panjang Lebaran, kembali ke rutinitas awal sering terasa berat. Bangun pagi jadi lebih sulit, fokus kerja belum sepenuhnya kembali, dan mood pun terasa naik turun. Banyak orang mengira ini hanya karena “post-holiday blues”, padahal salah satu penyebab yang jarang disadari adalah perubahan pola makan selama liburan.

Saat Lebaran, makanan manis, santan, dan camilan biasanya dikonsumsi lebih sering dari biasanya. Pola makan seperti ini dapat memicu perubahan kadar gula darah, yang pada akhirnya berpengaruh pada energi dan suasana hati. Bahkan ketika gula darah turun, tubuh bisa terasa lemas, mudah lelah, bahkan membuat kita lebih gampang merasa bad mood.

Kembalikan Mood dengan Pilihan Makanan yang Bikin Good Mood!

Setelah libur panjang, penting untuk kembali memilih makanan yang membantu menjaga energi dan mood tetap stabil. Beberapa jenis makanan diketahui mengandung nutrisi yang berperan dalam menjaga suasana hati, mulai dari yang membantu produksi hormon bahagia hingga yang menjaga kesehatan pencernaan.

1. Makanan Kaya Triptofan untuk Bantu Produksi “Hormon Bahagia”

Salah satu nutrisi penting untuk menjaga mood adalah triptofan, yaitu asam amino yang membantu tubuh memproduksi serotonin. Serotonin sering disebut sebagai hormon bahagia karena berperan dalam mengatur suasana hati, tidur, hingga rasa nyaman pada tubuh.

Beberapa makanan yang mengandung triptofan di antaranya adalah pisang, telur, hingga kacang-kacangan. Pisang sebagai salah satu contohnya dikenal mengandung vitamin B6 dan triptofan yang membantu proses pembentukan serotonin. Selain itu, pisang juga cocok dijadikan camilan sederhana untuk membantu menjaga energi saat tubuh mulai terasa lelah di tengah aktivitas.

2. Makanan Probiotik yang Baik untuk Kesehatan Usus

Selain dari hormon, mood juga ternyata dipengaruhi oleh kondisi pencernaan. Hubungan ini dikenal dengan istilah gut-brain axis, yaitu hubungan antara kesehatan usus dan fungsi otak.

Karena itu, makanan yang baik untuk kesehatan usus juga bisa membantu menjaga suasana hati. Yoghurt dan makanan fermentasi yang kaya probiotik misalnya, membantu mengembalikan keseimbangan bakteri baik di usus setelah pola makan berubah selama lebaran. Bakteri baik ini diketahui berperan dalam produksi neurotransmitter yang membantu menjaga mood tetap stabil.

Selain itu, makanan kaya omega-3 seperti ikan salmon atau sarden juga baik untuk kesehatan otak sekaligus memiliki efek anti-inflamasi. Setelah mengonsumsi makanan bersantan dan berminyak selama liburan, nutrisi ini dapat membantu menyeimbangkan kembali kondisi tubuh.



Jangan Lupakan Peran Susu untuk Bantu Jaga Mood!

Faktanya, susu juga bisa menjadi pilihan minuman yang membantu tubuh merasa lebih rileks. Kandungan protein dan triptofan di dalam susu dapat mendukung produksi hormon yang membantu tubuh merasa lebih nyaman dan tenang.

Tentunya, pilihlah susu yang terbuat dari 100% Susu Sapi Segar seperti Ultra Milk. Segelas Ultra Milk di pagi hari atau sebelum tidur bisa membantu menenangkan sistem saraf sekaligus memperbaiki kualitas tidur yang lebih baik. Ketika tubuh beristirahat dengan cukup, mood pun cenderung jadi lebih stabil dan energi untuk beraktivitas kembali meningkat.

Dengan pola makan yang lebih seimbang, tubuh bisa kembali beradaptasi dengan rutinitas sehari-hari. Mood pun ikut membaik, sehingga aktivitas terasa lebih ringan dijalani. Yuk kembali ke rutinitas dengan semangat baru dan pilihan yang lebih baik! Bersama nutrisi yang tepat dari kebaikan kandungan 100% Susu Sapi Segar dalam Ultra Milk, kita bisa 100% Makin Ultra Jalani Ramadan!