Idul Adha adalah salah satu hari raya keagamaan umat Islam yang identik dengan pemotongan hewan seperti sapi, domba, kambing, maupun unta. Selain dibagikan pada orang-orang kurang mampu, hasil kurban juga dapat dinikmati bersama teman maupun keluarga.

Daging dari hewan ternak yang dikonsumsi dalam jumlah yang tepat bermanfaat untuk membentuk otot hingga meningkatkan fungsi otak. Milk Lovers yang mengolahnya dengan tepat pun bakal mempunyai sel darah merah yang sehat. Hal ini disebabkan daging merah kaya akan nutrisi, protein, hingga zat besi yang dibutuhkan tubuh.

Sebaliknya, saat dimakan berlebihan, daging merah bakal memicu diabetes, kolesterol tinggi, hipertensi, sampai stroke, lho. Maka dari itu, agar Milk Lovers terhindar dari gangguan kesehatan, ikuti tip konsumsi makan daging hasil kurban berikut ini!

  • Mencuci bersih daging

Daging hasil penyembelihan Iduladha pasti masih mengandung darah, sehingga harus dibersihkan. Cuci di bawah air mengalir terlebih dulu sebelum Milk Lovers olah. Langkah tersebut bakal mencegah proses kontaminasi kuman yang sering menyebabkan penyakit seperti diare. Jika Milk Lovers belum berencana memasaknya, pastikan daging tadi sudah kering dan pastikan tak ada air yang tersisa.

  • Potong daging jadi beberapa porsi

Mengonsumsi daging merah berlebih dalam waktu singkat berisiko membahayakan organ tubuh. Membuat sate atau sup terdengar menggiurkan, tetapi ada baiknya Milk Lovers bagi dulu daging tersebut ke beberapa porsi dan simpan dalam lemari pendingin. Sebagian besar daging dari hewan ternak dapat bertahan hingga tiga hari saat disimpan di kulkas dan tiga bulan saat ditaruh di freezer.

  • Perhatikan cara memasak daging

Ada banyak metode memasak yang dapat Milk Lovers terapkan pada daging kurban, dari digoreng hingga dibakar. Satu hal yang pasti, daging harus mencapai tingkat kematangan yang direkomendasikan. Milk Lovers bisa mengolahnya dengan cara direbus kalau ingin menghindari kenaikan kolesterol jahat dibandingkan membuatnya jadi gulai.

  • Batasi jumlah jeroan yang dimakan

Untuk beberapa orang, jeroan adalah bagian terbaik hewan ternak yang tak boleh dilewatkan dari hasil kurban. Namun, Milk Lovers yang punya riwayat kesehatan seperti kolesterol tinggi dan hipertensi perlu memperhatikan batas konsumsi usus, babat, limpa, maupun torpedo. Pasalnya, jeroan hewan memiliki kandungan kolesterol lebih tinggi dibandingkan bagian lainnya.