Kendati dikenal sebagai salah satu minuman yang bermanfaat, ternyata masih ada banyak mitos tentang susu. Sebagian orang enggan mengonsumsi jenis minuman tersebut, karena konon katanya susu dapat mempengaruhi peningkatan kadar kolesterol di dalam tubuh. Benarkah demikian? Mari kita simak lebih dalam tentang anggapan tersebut berikut ini.

Susu dan Kaitannya dengan Kolesterol

Sebuah riset yang dilakukan Dr. Margo Denke dari University of Texas Southwestern Medical Center mengungkap fakta kalau kalsium ternyata mampu mengurangi kadar kolesterol berlebih di dalam darah, Milk Lovers. Denke juga menemukan fakta bahwa makanan yang kaya akan kandungan kalsium malah mampu menurunkan total kolesterol serta kolesterol jahat atau LDL dan meningkatkan kadar kolesterol baik atau HDL dalam tubuh.

Penelitian tersebut dilakukan terhadap 13 orang pria yang mempunyai masalah atau gangguan kolesterol dan setoap harinya, mereka mengonsumsi makanan tinggi kalsium. Asupan kalsium yang diberikan pun totalnya mencapai 800 sampai 1200 mg kalsium/hari. dalam waktu sepuluh hari saja, hasil dari penelitian tadi dapat langsung terlihat. Ternyata, rata-rata relawan yang mengikuti tes mengalami penurunan kadar kolesterol sebanyak 13 mg/dl dengan kadar LDL yang berkurang sebanyak 18 mg/dl. Sementara kadar HDL mereka meningkat sebanyak 2 mg/dl.

Selain itu, sebuah studi yang dilakukan di Universitas Kopenhagen, Denmark, mengungkapkan bahwa kadar kalsium yang berasal dari susu hewani bisa mengurangi kadar lemak setelah Milk Lovers makan. Riset yang diujikan terhadap 18 relawan tersebut menunjukkan bahwa, kalau mereka diberikan kalsium susu seusai sesi makan, maka tubuh mereka akan mempunyai kadar triacylglycerol sebanyak 15 sampai 19% lebih rendah dibandingkan dari kalsium yang berasal dari suplemen.

Lantas, bagaimana hal tersebut bisa terjadi? Meski penelitian antara susu dengan kolesterol di atas masih belum jelas, tetapi Milk Lovers dapat menyimpulkan kalau sebenarnya kalsium bisa mengurangi kadar kolesterol alih-alih membuatnya naik. Sebuah studi dari anonim pun menunjukkan bahwa kalsium dalam susu mampu mengikat garam empedu yang berperan penting dalam menyerap dan mendistribusi lemak di dalam tubuh. Kalsium juga mampu menghambat terbentuknya molekul-molekul yang biasanya mengangkut lemak dari bagian usus ke aliran darah.

Di sisi lain, Milk Lovers juga harus mengimbanginya dengan asupan gizi dan nutrisi yang baik, ya. Jadi kinerja kalsium dari susu pun dapat bekerja secara maksimal di dalam tubuh.