Hayo, siapa yang suka banget makan gorengan, mi instan, sampai keripik renyah? Namun, di balik rasa gurihnya, makanan-makanan ini biasanya juga tinggi micin dan garam alias natrium. Kalau ditumpuk terus tiap hari, natrium berlebih ini bisa ganggu tekanan darah kamu tanpa kamu sadari.

Natrium Berlebih, Ginjal dan Jantung Kerja Ekstra

Natrium sebenarnya perlu buat tubuh, tapi kalau kelebihan, justru bikin tubuh nahan lebih banyak cairan. Volume darah naik, tekanan di dinding pembuluh darah pun ikut naik. Kalau dibiarkan lama, ini yang jadi salah satu pemicu utama hipertensi.

 

WHO (World Health Organization) merekomendasikan orang dewasa untuk mengonsumsi kurang dari 2.000 mg natrium per hari, atau setara dengan kurang dari 5 gram garam atau sekitar 1 sendok teh.

Kalium yang Sering Kelupaan

Kalau natrium bikin tubuh menahan cairan, kalium justru kebalikannya. Mineral ini bantu tubuh buang kelebihan natrium lewat urine, sekaligus bikin dinding pembuluh darah lebih rileks. Hasilnya, tekanan darah jadi lebih terkontrol.

Sayangnya, kebanyakan orang cuma fokus ngurangin garam, padahal menambah asupan kalium sama pentingnya. Orang dewasa disarankan konsumsi sekitar 3.150 miligram kalium per hari, menurut WHO, tapi rata-rata asupan kita masih jauh di bawah itu.

Cara Paling Simpel Imbangin Natrium Harian

Enggak perlu diet ekstrem atau hitung-hitungan ribet. Kalium ada di mana-mana, mulai dari pisang, alpukat, kentang, bayam, sampai susu. Cara paling gampang, ya, tinggal selipin ke camilan atau minuman harian kamu.

Segelas Ultra Milk bisa jadi salah satu cara praktis buat itu. Selain kalsium dan protein, Susu Sapi Segar 100% ini juga bantu lengkapi kebutuhan mineral harianmu, termasuk kalium, di tengah pola makan yang kadang masih tinggi micin dan garam. 

Jadi, sebelum nambah micin lagi, coba imbangi juga sama makanan tinggi kalium, ya. Langkah kecil kayak gini yang bikin beda besar buat kesehatan jangka panjang.