Teknik UHT atau ultra high temperature merupakan salah satu teknik pengolahan terbaik untuk menjaga kualitas dan nutrisi alami susu. Dengan teknik UHT, Milk Lovers akan mendapatkan susu dengan kandungan nutrisi yang optimal, bebas jamur, bakteri, dan spora berbahaya yang terdapat dalam susu mentah atau raw milk.

Untuk menjaga kualitas susu tetap terjaga dalam waktu lama tanpa bahan pengawet, susu yang sudah diproses secara UHT dikemas dalam kemasan aseptik 6 lapis. Kemasan aseptik akan menjaga susu supaya tidak terkontaminasi cahaya, bau, maupun kontaminasi lainnya.

Terus, bagaimana dengan susu yang kemasannya sudah dibuka?

Ketika sudah dibuka dari kemasannya, susu UHT wajib langsung dihabiskan. Pasalnya, karena tidak menggunakan pengawet, seperti susu cair segar, susu UHT sangat rentan terserang mikrobakteri yang menyebabkan susu membusuk. Dalam suhu normal, susu hanya sanggup bertahan selama beberapa jam saja.

Sedangkan jika disimpan dalam lemari pendingin dengan suhu empat derajat celcius, susu UHT akan bertahan hingga empat hari, tergantung dari kondisi kulkas. Untuk kemasan sekali minum, Milk Lovers bisa memilih susu UHT dengan ukuran 200-250 ml, sedangkan untuk kemasan 500 ml dan 1 liter, merupakan kemasan keluarga.

Perlu diingat, jangan sekali-kali membeli susu UHT dengan kemasan yang rusak, penyok atau bahkan robek. Walaupun lobang hanya seukuran jarum, tetap saja itu akan membuat kualitas susu menurun, hingga akhirnya busuk di dalam.