Hipertensi atau tekanan darah tinggi yang tidak ditangani dengan cepat akan mengundang berbagai penyakit berbahaya. Gaya hidup kurang sehat hingga faktor keturunan mempengaruhi kemungkinan seseorang mengalami gangguan tersebut. Meski dapat dicegah sejak dini, tak sedikit orang memiliki kesadaran penuh untuk memeriksakan tekanan darah mereka. 

Akibatnya, Milk Lovers baru tahu setelah dokter memberikan hasil pemeriksaan yang menyatakan adanya hipertensi dalam tubuh. Jika sudah begini, Milk Lovers harus menjalani pengobatan, bukan? Namun, jangan cemas, karena ada banyak cara sehat yang dapat dilakukan untuk mengendalikan tekanan darah. Salah satunya mengonsumsi susu seperti yang dipercaya segelintir orang.

Minum Susu untuk Menekan Hipertensi, Benarkah?

Susu merupakan minuman kaya kalsium yang biasanya dikonsumsi untuk menguatkan tulang dan memenuhi asupan tubuh akan protein. Berbagai penelitian yang dilakukan pun menemukan manfaat lain dari susu, termasuk di antaranya mengurangi peluang hipertensi, Milk Lovers. 

Seperti yang diterbitkan dalam Journal of Nutrition, misalnya, yang mengungkapkan orang-orang yang minum susu satu gelas per hari memiliki risiko tekanan darah tinggi lebih rendah dibandingkan yang tidak melakukannya. Kemudian, studi lain dari Journal of American Heart Association mengatakan mengganti karbohidrat dalam menu diet dengan makanan yang kaya susu berprotein akan menurunkan tekanan darah sistolik, baik pada pasien hipertensi maupun yang masih berada di tahap pre-hipertensi.

Kedua penelitian tersebut didukung juga oleh pernyataan dr. Ayutika Saraswati Adisasmito, M.Res. Dia menuturkan susu aman dikonsumsi penderita hipertensi, dengan catatan harus diimbangi diet khusus bernama Dietary Approaches to Stop Hypertension atau DASH. Program ini terdiri atas makanan serta minuman yang aman untuk tekanan darah, termasuk susu rendah lemak.

Selain itu, Milk Lovers yang disarankan menjalani DASH dianjurkan mengonsumsi sayur, buah, daging unggas, kacang-kacangan, dan produk gandum. Sementara yang harus Milk Lovers kurangi adalah gula, garam, dan daging merah. Dalam prosedur DASH, kadar garam harian yang harus dikonsumsi penderita hipertensi tak boleh lebih dari satu sendok teh dari total makanan yang disantap. Selama mengikuti DASH, hipertensi yang diderita Milk Lovers dijamin jarang kambuh.

Minuman Sehat Lain untuk Penderita Hipertensi

Kurang suka susu? Milk Lovers bisa mencoba minuman-minuman ini untuk menekan hipertensi.

  • Teh Bunga Rosella. Rosella merupakan bunga yang mengandung phytochemical bioaktof yang dapat menurunkan tekanan darah seperti kaptopril, obat pencegah hipertensi dan gagal jantung;
  • Jus Delima. Kandungan dalam delima mampu mengurangi ACE (enzim peningkat tekanan darah) hingga 36%, termasuk pada tekanan darah sistolik;
  • Jus Cranberry. Sifat anti-inflamasi dan antioksidan pada cranberry membantu pencegahan kerusakan pada pembuluh darah, sehingga risiko hipertensi dapat ditekan.

Semoga Milk Lovers dapat menjalankan gaya hidup sehat!