Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan salah satu masalah kesehatan yang banyak ditakuti. Faktor resiko yang tidak dapat dikendalikan adalah faktor usia dan riwayat penyakit. Secara genetic atau faktor keturunan juga sulit untuk mengendalikan hipertensi. Jadi, salah satu cara yang dapat dilakukan adalah meminimalisir berbagai hal yang menyebabkan gejala darah tinggi menjadi semakin parah.

Seiring dengan semakin bertambahnya usia, resiko untuk terserang darah tinggi dapat meningkat. Walaupun demikian, ada banyak cara yang dapat ditempuh untuk mengurangi tekanan darah misalnya dengan menerapkan pola makan sehat, memperbanyak kegiatan fisik, meminimalisir asupan natrium, dan tentu saja mengkonsumsi minuman yang dapat membantu menurunkan tekanan darah.

Susu merupakan salah satu minuman yang diketahui dapat menurunkan hipertensi. Memang beberapa orang justru beranggapan bahwa susu tidak boleh dikonsumsi oleh penderita hipertensi. Namun perlu diingat kembali bahwa susu terdiri dari berbagai macam jenis. Susu yang dianjurkan dikonsumsi oleh penderita hipertensi adalah susu yang rendah lemak.

Tekanan darah tinggi selama ini telah dikaitkan dengan kekurangan kalsium di dalam tubuh. Oleh sebab itu, penderita hipertensi juga tetap wajib untuk memenuhi kebutuhan kalsium harian. Salah satu caranya adalah dengan minum susu rendah lemak tetapi kaya akan kalsium. Jumlah lemak di dalam susu menjadi hal yang patut diwaspadai karena meningkatkan tekanan darah. Menurut para ahli kesehatan, penderita hipertensi direkomendasikan untuk mendapatkan asupan 3 porsi susu rendah lemak per hari.

Selain susu rendah lemak, susu yang dapat dikonsumsi oleh penderita tekanan darah tinggi adalah susu kedelai. Beberapa waktu lalu, studi menemukan bahwa kandungan protein yang terdapat di dalam susu kedelai dapat menurunkan tekanan darah sistolik. Berdasarkan studi yang dilaporkan pada Journal of American Heart Association, protein yang terdapat di dalam susu kedelai berkaitan dengan tekanan darah yang lebih rendah.

Uji coba tersebut dilakukan secara acak dan terkontrol oleh peneliti dengan hasil protein di dalam susu kedelai dapat menurunkan tekanan darah bagi orang – orang yang mengalami tekanan darah tinggi tahap 1 atau pra hipertensi.

Selain itu studi tersebut juga menemukan bahwa mengkonsumsi makanan produk susu dengan rendah lemak dapat membantu menurunkan hipertensi. Ini patut menjadi perhatian utama karena tekanan darah tinggi adalah pemicu terjadinya stroke, serangan jantung, kerusakan ginjal, dan berbagai masalah kesehatan yang fatal. Selain susu rendah lemak dan susu kedelai, jenis susu lainnya yang dapat dikonsumsi oleh penderita hipertensi adalah susu kambing.