Kegiatan menyusui si kecil seharusnya menjadi pengalaman yang sangat berharga sekaligus menyenangkan untuk ibu maupun bayi. Tetapi karena bayi belum dapat berbicara, apapun yang ia rasakan, ia hanya bisa menangis. Bayi yang lapar biasanya juga akan menangis. Tetapi tangisan tersebut biasanya akan berhenti jika ia diberi ASI. Namun si kecil kadang masih terus saja menangis bahkan ketika ibu sudah memberinya ASI. Mengapa hal itu terjadi? Milk Lovers tidak perlu panik menghadapinya. Beberapa alasan berikut ini dapat menjadi faktor penyebabnya:

ASI yang Keluar Terlalu Banyak

Jika si kecil terbatuk – batuk atau meludah disertai dengan menangis, mungkin saja produksi ASI yang keluar terlalu banyak sehingga menyebabkan si kecil tersedak dan tidak nyaman untuk meminumnya. Cobalah menyusui dengan cara berbaring. Setelah itu, pindah posisi duduk secara bertahap. Selain itu, pastikan pula untuk memberinya ruang supaya si kecil tetap dapat bernapas dengan nyaman. Sebaiknya hindari menyusui dengan posisi si kecil lebih tinggi karena berpotensi menyebabkan saluran ASI tersumbat atau mastitis.

ASI yang Keluar Terlalu Sedikit

Selain ASI yang terlalu banyak, ASI yang terlalu sedikit ternyata juga menyebabkan si kecil menangis. Biasanya bayi akan merasa kesal dan frustasi jika ASI yang keluar hanya sedikit. Ia akan terus kelaparan karena asupan ASI tidak dapat memenuhi kebutuhannya. Biasanya ibu akan memberikan asupan tambahan melalui susu formula menggunakan botol. Untuk menyiasati masalah ASI sedikit, cobalah bergantian posisi menyusui yaitu dengan payudara kanan dan kiri secara bergantian. Jika ASI tidak langsung keluar, jangan langsung menggantinya dengan susu formula tetapi sebaiknya konsultasi laktasi dulu ke dokter.

Masalah Pada Lambung

Meludah merupakan salah satu bentuk masalah pada lambung yang mungkin terjadi pada si kecil. Ketika si kecil sering menjerit dan meludah ketika menyusu, sulit tidur, dan bau mulut, kemungkinan ia mengalami GERD atau asam lambung. Jika si kecil mengalami hal ini, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Alergi

ASI merupakan asupan yang paling tidak menyebabkan alergi yang pernah dikenal oleh manusia. Tetapi dalam beberapa kasus, asupan ASI ternyata juga dapat memicu reaksi di dalam tubuh si kecil. Bila ibu mengira ada sesuatu yang tidak beres dengan ASI, cobalah untuk mengubah pola makan atau diet dengan konsultasi ke dokter.

Kesalahan Posisi Menyusui

Saat memberikan ASI untuk si kecil, pastikan ibu dan bayi berada dalam posisi yang nyaman. Jika si kecil terus menangis di suatu posisi, segera coba posisi yang lainnya. Posisi yang nyaman bagi si kecil biasanya juga merupakan posisi yang nyaman bagi ibunya.