Jadi orang yang pemarah memang nggak asyik banget Milk Lovers. Tapi sayangnya, ada saja masalah yang membuat emosi kita mudah tersulut, terutama ketika tekanan datang dan beban terasa berat untuk dipikul sendiri. Alhasil, tersinggung sedikit saja, ngamuk pun jadi pelampiasan.

Gimana dong? Ada nggak sih cara agar kita bisa mengontrol emosi agar nggak mudah marah?

Sebenarnya, demi terciptanya hubungan yang harmonis dengan orang-orang disekelilingmu, kemampuan mengolah amarah merupakan skill yang harus kamu miliki. Tentu saja untuk mendapatkannya, kamu harus melatihnya dengan baik.

Dalam bukunya yang berjudul Barking Up the Wrong Tree, Eric Barker membeberkan banyak sekali tips agar kamu mampu mengelola emosi dengan baik. Berikut merupakan 3 cara utama agar kamu jadi orang yang asyik dan nggak cepat marah.

Jangan Terlalu Menahan Diri

Kebanyakan orang lebih memilih untuk menahan diri ketimbang berdebat atau demi menjaga hubungan baik. Menurut Eric, cara ini justru kurang tepat. Pasalnya, amarah yang kamu pendam bisa saja jadi bom waktu yang siap meledak kapan saja, dan memakan korban lebih banyak lagi.

Untuk itu, Eric menyarankan kamu untuk lebih mampu mengontrol emosi dengan cara, meluapkan dengan cara positif, contohnya dengan berlatih olahraga tinju, meditasi, dan lainnya.

Jangan Curhat

Katanya, agar plong mendingan curhat saja! Yups, banyak pakar setuju mengungkapkan unek-unek dengan curhat merupakan cara positif mengelola emosi. Tapi lihat dulu kepada siapa curhatnya, kalau kepada orang yang salah, bukannya bikin plong, justru dia bisa jadi kompor yang membuat amarahmu makin tak terkendali.

Untuk itu, orang yang kamu curhati haruslah bertipikal pendengar yang baik. Kalau sosok ini nggak ketemu, mendingan curhat saja di buku, kemudian bakar buku tersebut untuk melupakannya.

Berpikir positif

Ini cara terbaik mengelola emosi, tapi sangat sulit mendapatkannya. Banyak orang yang lebih dikuasai pikiran negatif ketimbang positif. Alhasil, emosi pun jadi sulit dikendalikan, bahkan bisa jadi makin parah dengan adanya bumbu berupa prasangka, dan kebiasaan memosisikan diri sebagai yang teraniaya.

Nah Milk Lovers, agar kamu bisa jadi pribadi yang sabar tanpa harus memendam kemarahan, sebaiknya latih diri sejak dini agar bisa mengelola emosi dengan baik. Kalau perlu, kamu bisa meminta bantuan pakar agar emosi yang dimiliki bisa tersalurkan dengan baik. Selamat mencoba!