Milk Lovers yang suka makan keju, pernahkah Milk Lovers mendengar istilah keju hijau? Keju yang familiar di telinga kita mungkin hanya keju cheddar, keju mozzarella, parmesan, dan keju biru. Keju hijau atau green cheese bukanlah keju dengan warna serat atau daging yang hijau. Dinamakan keju hijau karena keju ini dibuat tanpa disimpan terlebih dahulu seperti semua jenis keju lainnya dan masih mengandung banyak air karena whey-nya tidak dikeluarkan semuanya. Keju ini warnanya putih dan biasanya dibentuk lingkaran. Lalu kenapa dinamakan keju hijau? Hijau dalam konteks ini maksudnya adalah keju yang masih muda atau fresh cheese. Yuk simak ulasan berikut untuk mengenal lebih jauh mengenai keju hijau dan jenis keju lainnya.

Fresh cheese atau green cheese

Keju pada umumnya dibuat dengan memisahkan bagian susu yang mengendap dengan cairan sisanya atau yang disebut dengan whey. Pada green cheese atau keju hijau ini justru whey-nya tetap dipakai dalam pembuatan keju. Keju juga tidak dibiarkan disimpan lama tetapi langsung dikonsumsi. Oleh karena itu, keju hijau tidak memiliki waktu simpan yang lama dan cepat kadaluarsa. Keju yang masuk ke dalam kategori keju hijau memiliki tekstur yang lembut dan mudah untuk dioleskan, contohnya adalah mozzarella.

Keju susu sapi, dan keju susu kambing

Pada dasarnya keju bisa dibuat dari susu apa saja lalu dilakukan proses fermentasi dengan memberikan jenis-jenis bakteri tertentu yang akan menentukan rasa, aroma, dan juga teksturnya. Sebagian besar keju yang diproduksi di seluruh dunia diproduksi dari susu sapi dan kambing. Tetapi ada juga beberapa jenis keju yang terkenal dan dibuat dari susu lain. Misalnya keju Roquefort dari Perancis yang dibuat dari susu biri-biri betina, dan juga salah satu keju produksi peternakan di Swedia yang menggunakan susu dari rusa.

Blue cheese

Di antara banyak jenis keju yang ada di seluruh dunia yang paling terkenal salah satunya adalah blue cheese atau keju biru. Keju ini punya rasa yang lezat, dengan tekstur yang pas dan aroma yang mengundang orang untuk mencicipinya. Beda dengan keju hijau, keju biru ini memang karena warnanya yang kebiruan, Milk Lovers. Proses pembuatannya pun agak berbeda dengan membuat keju pada umumnya. Keju biru ini sangat digemari di Eropa dan memiliki cita rasa yang khas. Beberapa jenis keju biru yang paling terkenal adalah Roquefort, Gorgonzola, dan Stilton.

Keju asin

Jangan bingung Milk Lovers, karena memang ada beberapa jenis keju yang rasanya asin dan berbeda dengan rasa gurih keju yang selama ini kita kenal. Keju asin ini memiliki tekstur yang bermacam-macam mulai dari lembut hingga padat. Umumnya warnanya putih dan memiliki rasa yang asin dan asam saat masih fresh, kemudian akan berubah menjadi rasa yang agak tajam namun menggugah selera makan ketika sudah disimpan. Keju asin umumnya dikonsumsi di Timur Tengah dan juga negara-negara di sekitar Laut Tengah.