Saat di sekolah, anak-anak pasti punya pengalaman yang kurang menyenangkan. Misalnya saat mereka terkena hukuman dari salah satu gurunya. Selama masih dalam kondisi yang wajar, tentu saja ini hal yang biasa dan nggak perlu ditanggpi secara berlebih.

Tapi bagaimana kalau kondisi ini malah bikin Si Kecil membenci gurunya?

Menurut Psikolog Ajeng Raviando, Anda sebaiknya menanamkan sikap jika hidup tidak bisa selalu sesuai dengan keinginanya. Hal yang sama pun berlaku bagi guru, dimana mereka tidak bisa memilih ingin diajar oleh guru siapa dan mana guru yang tidak ingin ditemuinya.

Selain itu, dorong anak untuk menyesuaikan diri dengan orang dan lingkungannya. Mereka mungkin akan selalu dimanja saat di rumah, tapi saat di sekolah posisi mereka sama dengan siswa lainnya.

Adaptasi ini sangat penting di miliki oleh setiap anak, bahkan harus ditanamkan sejak mereka masih Balita. Cara ini akan membuat kemampuan adaptasi mereka terasah dengan baik, sehingga anak pun akan mudah merasa nyaman dengan lingkungan barunya.

Lebih lanjut lagi, Ajeng pun menyarankan agar orangtua jangan langsung bereaksi keras saat anak mengeluh punya guru yang tidak disukainya. Misalnya dengan mendatangi pihak sekolah atau bahkan langsung pindah sekolah.

Di sisi lain, anak pun harus diajarkan agar tidak selalu menganggap dirinya benar. Dalam artian, jika memang dia berbuat salah, akui kesalahannya dan dorong dia untuk menerima risikonya (hukuman).

 

Kapan Anda harus bereaksi?

Saat anak menerima hukuman karena kesalahannya, tegaskan kepadanya jika hukuman diberikan sebagai pengingat untuk tidak melakukan hal buruk dikemudian hari. Tapi lihat dulu bagaimana hukuman yang diberikan kepada anak.

Jika hukumannya tergolong wajar, misalnya di hukum untuk membersihkan kelas atau di hukum datang lebih pagi untuk menaikan bendera, maka itu sah-sah saja. Tapi kalau sampai hukumannya membuat anak sampai terluka fisik, atau menderita beban psikologis yang sangat berat, Anda wajib bertindak.

Datangi pihak sekolah dan bicarakan masalah ini dengan cara baik-baik. Tegaskan jika Anda tidak menolak hukuman, tapi ingin hukuman tersebut diberikan sesuai dengan usia anak.