Orang tua mana yang nggak bingung, marah, malu sekaligus jengkel ketika menghadapi si kecil yang tantrum. Mereka bertindak seolah bukan dirinya yang sesungguhnya, dia merajuk, marah, mengamuk dan bahkan ada yang sampai berani membanting-bantingkan barang dan sejumlah prilaku negatif lainnya.

Dalam kondisi ini, ada orang tua yang memberikan shock theraphy dengan kekerasan, ada pula yang hanya membiarkan dan berharap anaknya bisa sembuh dengan sendirinya. Nah, kalau Milk Lovers sendiri bagaimana Milk Lovers? Masih bingung cari solusinya?

Dilansir dari Parenting, berikut merupakan cara cerdas menghadapi anak yang tantrum:

Sederhanakan Komunikasi

Biasanya, si kecil tantrum karena dia tidak mengerti instruksi dan penjelasan Milk Lovers. Di sisi lain, mungkin saja dia ingin mengungkapkan sesuatu, tapi Milk Lovers tidak memahaminya. Alhasil, mengamuk jadi salah satu cara untuk mengekspresikan kekecewaannya.

Untuk itu, sederhanakan kembali gaya komunikasi Milk Lovers dengan si kecil. Contohnya, katakan kalau Milk Lovers bukan tidak akan membelikan dia mainan, tapi hanya menundanya sampai makannya selesai.

Tetap Tenang

Jangan panik. Atur nafas, kemudian hampiri si kecil yang sedang mengamuk. Tapi ingat, Milk Lovers harus tetap waspada dengan amukannya. Beberapa anak ada yang tidak ingin didekati siapapun ketika mengamuk. Kalau si kecil salah satunya, sebaiknya atur langkah hingga dia memberikan sinyal mau didekati.

Setelah itu, pegang tangannya dengan lembut dan peluk. Katakan kalau Milk Lovers sayang kepadanya, dan minta kepadanya untuk berhenti mengamuk. Ingat, lakukan dengan lembut.

Alihkan dan Peringatkan

Kalau si kecil bisa dialihkan perhatiannya dengan obrolan lucu atau aktivitas lainnya, maka lakukan itu. Tapi kalau tidak banyak yang bisa Milk Lovers lakukan, peringatkan si kecil untuk mengentikan amukannya. Dalam kondisi ini, Milk Lovers boleh mengeluarkan beberapa konsekuensi. Setelah itu, jelaskan aturan main, dan konsekuensi dari tindakan si kecil.

Jangan Beradu Teriakan

Kalaupun Milk Lovers ingin memberikan hukuman atau konsekuensi, jangan pernah melakukannya dengan beradu teriakan. Sebaiknya datangi dia dan lakukan gerakan senyap dengan cara memangkunya kemudian cari tempat yang aman. Di sini Milk Lovers bisa menjelaskan kembali aturan mainnya, dan jelaskan konsekuensinya.

Milk Lovers, mengatasi anak tantrum itu memang butuh kesabaran ekstra. Kalau tantrum si kecil sudah sulit dikendalikan, Milk Lovers bisa meminta bantuan psikolog anak untuk mengatasinya. Selamat mencoba!