Apa Milk Lovers pernah membelikan pakaian untuk si Kecil, tetapi ternyata bahannya malah membuatnya gatal-gatal atau iritasi? Jika hal tersebut terjadi berulang kali, ada kemungkinan si Kecil mempunyai alergi bahan pakaian.

Gejala yang diperlihatkan alergi bahan pakaian

Secara garis besar, alergi bahan pakaian muncul akibat penggunaan bahan seperti kain, kancing, pewarna tekstil, hingga aksesori lain yang memicu iritasi hingga peradangan. Kondisi ini disebut juga sebagai reaksi dermatitis kontak. Si Kecil akan menunjukkan reaksi tersebut dalam hitungan jam atau hari setelah mengenakan pakaian tertentu.

Adapun gejala-gejala yang bisa Milk Lovers waspadai, antara lain:

  • Gatal-gatal disertai ruam pada kulit;
  • Kulit kering, bersisik, hingga mengelupas;
  • Dalam kondisi tertentu, kulit akan menggelap dan kasar;
  • Kulit membengkak atau terlihat seperti terbakar;
  • Kulit terasa kencang dan kaku.

Kemudian, disitat dari laman Very Well Health, alergi bahan pakaian dapat disebabkan oleh:

  • Alergi nikel. Meski kecil dan sepele, kancing yang terdapat pada pakaian ternyata bisa menjadi penyebab alergi pada si Kecil. Hal ini berkaitan dengan pemakaian nikel sebagai bahan baku dalam kancing kemeja, jaket, celana, dan aksesori lainnya;
  • Alergi karet. Beberapa pakaian memakai karet supaya pemakainya merasa nyaman. Sayangnya, bahan ini berisiko menimbulkan alergi, terutama bila jenis karet yang dipakai adalah karet hitam karet thiuram, senyawa mekaptop, dan mercaptobenzothiazole;
  • Alergi formaldehida. Formaldegida adalah karsinogen yang sering dihubungkan dengan pemicu iritasi kulit. Pakaian bebas kerut umumnya memanfaatkan bahan ini, sehingga Milk Lovers perlu hati-hati kalau si Kecil menunjukkan gejala alergi;
  • Alergi pewarna pakaian. Penyebab lainnya adalah pigmen yang terdapat dalam pewarna pakaian. Contohnya Disperse Blue 106 untuk pigmen biru gelap yang memiliki kandungan phenylenediamine.

Bagaimana cara mencegah alergi kambuh pada si Kecil?

Milk Lovers tak perlu langsung panik apabila si Kecil ternyata alergi bahan pakaian. Ada beberapa cara yang bisa diterapkan untuk mencegah alergi kambuh, antara lain:

  • Jika si Kecil alergi terhadap nikel, maka pastikan setiap pakaian yang akan dibeli tidak mengandung bahan tersebut. Pilihlah pakaian dengan kancing atau ritsleting yang terbikin dari plastik. Melapisinya dengan kain pun dinilai sebagai langkah aman;
  • Si Kecil alergi karet? Sebaiknya hindari pakaian yang menggunakan bahan atau aksen karet. Meski begitu, Milk LoversĀ  masih bisa mengakalinya dengan memilih pakaian dengan karet yang terlalu ketat atau menggantinya dengan pita;
  • Pakaian yang memiliki kandungan formaldehida maupun pigmen pewarna lain bisa Milk Lovers cuci sebanyak dua sampai tiga kali sebelum si Kecil pakai. Langkah ini dilakukan agar bahan-bahan tadi luntur perlahan.

Kalau alergi tak kunjung mereda, segera bawa si Kecil ke dokter untuk mendapatkan penanganan lanjut.