Apakah Milk Lovers suka minum minuman berenergi? Biasanya, minuman seperti ini akan memberikan tenaga tambahan dan memulihkan kondisi tubuh Milk Lovers yang lemas sehabis berolahraga atau melakukan kegiatan fisik. Atau, banyak juga yang menggunakannya sebagai booster atau pemicu saat akan memulai kegiatan fisik. Dapat juga dikatakan sebagai minuman yang mirip doping. Pertanyaannya, apakah mengkonsumsi minuman berenergi seperti ini baik untuk kesehatan?

Jawabannya adalah tidak. Bila Milk Lovers terlalu sering minum minuman berenergi ada dampak yang tidak baik bagi kesehatan. Hal ini dikarenakan dalam minuman berenergi terdapat berbagai zat yang menjadi penyebab masalah ini. Misalnya kafein dan gula.

Kafein disini berfungsi sebagai zat yang dapat merangsang sistem saraf pusat Milk Lovers. Adanya rangsangan dari kafein ini yang membuat tubuh Milk Lovers terasa segar. Dan, bila Milk Lovers terlalu banyak mendapatkan rangsangan ini, maka akan timbul ketergantungan atau ketagihan. Ditambah lagi, konsumsi kafein yang terlalu banyak akan menurunkan daya sensitifitas insulin tubuh. Hal ini akan dapat menjadi awal munculnya diabetes tipe 2. Sebaiknya batasi mengkonsumsi zat ini maksimal 400 miligram per hari.

Gula yang ada di dalam minuman berenergi juga dapat digolongkan dalam jumlah yang sangat banyak. Milk Lovers pasti sudah paham bila mengkonsumsi banyak gula akan menyebabkan diabetes. Insulin dalam darah Milk Lovers tidak akan dapat lagi menetralkan gula yang masuk dan alhasil, diabetes pun muncul. Ditambah lagi, gula juga menyebabkan proses ekskresi lemak juga ikut terganggu. Hal ini menyebabkan tubuh menimbun lebih banyak lemak, yang menjadi penyebab obesitas, tekanan darah tinggi dan yang paling parah adalah serangan jantung.

Gula dan kafein ini memang dimasukkan dalam minuman berenergi karena dua zat ini menjadi sumber penting dari tubuh untuk diolah menjadi energi. Dengan menambahkan suplai ekstra dari dua zat ini, maka tubuh akan mendapatkan energi tambahan yang dibutuhkan. Itulah konsep utama dari minuman berenergi ini. Sayangnya, efek ini datang dengan efek buruk seperti yang dijelaskan diatas. Artinya, Milk Lovers harus membatasi konsumsi minuman berenergi atau lebih baik menggantinya dengan makanan sehat dan alami. Mulai dari karbohidrat kompleks, hingga kacang-kacangan untuk asupan protein yang juga dibutuhkan untuk menghasilkan energi. Dan tentu saja, hidup sehat dengan berolahraga secara rutin, tidur yang cukup dan menghindari kebiasaan buruk, seperti alkohol atau obat-obatan terlarang, akan menjadi hal penting untuk mendapatkan energi tambahan seperti yang Milk Lovers inginkan.