Fungsi behel atau braces sepertinya sudah mengalami perubahan, Milk Lovers. Dulu, benda yang dikenal sebagai kawat gigi ini dipasang untuk merapikan struktur gigi dan menjaga rongga mulut. Kini, tak sedikit orang yang memakainya sebagai fashion statement alias hiasan fesyen semata.

Nah, Milk Lovers yang tergoda kepingin pasang behel sebaiknya pikir-pikir dulu deh. Mendengarkan saran dari dokter gigi pun bakal membantu Milk Lovers meyakinkan diri.

Pemasangan Behel Sesuai Fungsinya

Meski terkesan mudah, pemasangan behel ternyata tak boleh dikerjakan sembarangan orang. Menurut dr. Eva Fauziah, drg, SpKGA(K), dalam pengerjaannya, menempatkan behel harus memperhatikan kondisi gigi hingga tumbuh kembang rahang. Bukan hanya itu, dokter yang menangani juga wajib memahami hubungan antara gigi dengan rahang, khususnya lem yang dipakai buat merekatkan behel.

Eva melanjutkan faktor-faktor di atas yang membuat pemasangan behel harus ditangani tenaga atau ahli profesional alih-alih di tukang yang kurang berpengalaman. Selain riskan merusak gigi dan rongga mulut, bahan-bahan yang dipakai di tukang biasanya tak sesuai standar. 

Tarif yang dikenakan tukang yang murah memang sudah menjebak banyak orang, karena memakai jasa dokter gigi asli terbilang mahal. Kendati demikian, Milk Lovers akan jauh dari berbagai efek samping. Tak hanya itu, Milk Lovers pun bakal mendapatkan penanganan medis yang memadai.

Apa yang Harus Disiapkan Sebelum Memasang Behel?

Pemasangan behel bisa diterapkan pada anak berusia 10 tahun ke atas dengan syarat seluruh giginya sudah tumbuh. Kesehatan gigi juga turut mempengaruhi keberhasilannya. Selain itu, memasang kawat gigi sejak dini terbilang efektif mengingat tulang rahangnya berada dalam tahap tumbuh kembang.

Ada pun hal-hal yang harus Milk Lovers siapkan sebelum mengajukan pemasangan behel, antara lain:

  • Waktu Pemasangan.

Menempatkan behel hanya makan waktu 1-2 jam, tetapi waktu penanaman benda tersebut bisa mencapai dua tahun sampai dilepaskan dokter gigi;

  • Adaptasi

Milk Lovers akan beradaptasi dengan banyak hal setelah memakai behel. Sebut saja cara makan dan jenisnya, menggosok gigi, hingga perawatannya;

  • Rasa Sakit.

Sensasi nyeri pada gigi setelah pemasangan akan berlangsung selama tiga jam. Rasa sakit akan bertahan hingga lima hari hingga berangsur mereda;

  • Sariawan.

Frekuensi Milk Lovers mengalami sariawan akan lebih sering akibat gesekan behel dengan gusi, bibir, dan pipi bagian dalam;

  • Makanan.

Dokter akan meminta Milk Lovers buat mengonsumsi makanan lunak supaya behel tak cepat rusak. Setelah terbiasa, Milk Lovers bisa makan seperti biasanya;

  • Kontrol Berkala.

Pemeriksaan rutin membantu dokter memeriksa kondisi gigi maupun kawat yang ditanamkan. Biasanya akan ada penggantian bila kondisinya sudah tak memadai.

Bagaimana, Milk Lovers? Sudah siap mencari dokter gigi profesional buat memasangkan behel pada gigi?