Orangtua mana pun pasti menginginkan anak yang tumbuh sehat dan cerdas. Milk Lovers—sebagai orangtua—tentunya bakal selalu memastikan asupan nutrisi dan gizi sang buah hati terpenuhi setiap hari. Berbagai jenis makanan disiapkan agar tubuh anaknya tidak kurus dan kelaparan.

Namun, kenyataannya, anak bertubuh gembul tidak selalu menandakan kualitas kesehatan yang bagus. Terutama kalau berat badan mereka tampak kurang wajar untuk usia dini. Dalam kaus yang lebih parah, bobot berlebih pada anak dapat menjadi tanda utama obesitas atau kelebihan berat badan yang tak hanya memicu penyakit fisik, tetapi juga mental seperti depresi.

Ya, Milk Lovers, kenyataannya obesitas tak hanya dialami orang dewasa. Aurora Lumbantoruan M.Psi. selaku psikolog anak menyatakan bahwa kegemukan mempunyai stereotip negatif. Dari perspektif anak-anak, mereka bakal dipandang tidak asyik buat diajak bermain, sebab gerakannya lambat dan kurang lincah dibandingkan anak-anak dengan berat badan normal.

Kemudian, Aurora memaparkan, sebagian anak berbadan gemuk yang terlihat percaya diri kenyataannya mempunyai self-esteem rendah, Milk Lovers. Anak tersebut malu karena teman-temannya enggan main dengannya karena bentuk tubuhnya. Mereka juga minder akan kemampuannya sendiri, padahal bisa jadi mereka punya potensi yang bagus.

Karena merasa ditolak, anak yang mengalami kegemukan mencari kenyamanan untuk menenangkan gejolak emosi. Salah satunya adalah dengan makan banyak, padahal aktivitas tersebut hanya akan memperburuk kondisinya, sebab mereka akan kian pasif. Selain sukar mengendalikan keinginan buat makan, anak dengan obesitas secara mental akan merasa kesepian dan berusaha menarik diri. Dalam jangka waktu panjang, risiko depresi pun akan membesar dan menyerangnya kapan saja.

Untuk mencegah dampak negatif pada mental anak, Aurora mengungkapkan bahwa perubahan pada pola hidup harus dilaksanakan dengan sokongan keluarga. Misalnya, Milk Lovers mengatur gaya hidup sehat—termasuk menu makanan—di tengah keluarga, mendorong latihan fisik, hingga memberikan hadiah pada anak atas perubahan positif yang dilakukan.

Dalam hal ini, hubungan yang dekat dan hangat dengan orangtua menjadi hal yang amat dibutuhkan sang anak. Perasaan diterima secara sosial pun akan membantunya bersosialisasi. Meski begitu, Milk Lovers tetap perlu menerapkan kedisiplinan, tak terkecuali untuk urusan makanan yang harus disantap dan batas waktu bermain agar porsi istirahat anak terjaga. Gali juga potensinya dan tunjukkan bahwa hal tersebut bakal mencerahkan masa depannya.