Dikenal sebagai bahan makanan sempurna dengan kandungan gizi lengkap, banyak orang yang kemudian memberikan ekspektasi tinggi kepada susu, termasuk para penggiat kesehatan yang terus mendorong penggunaan susu di segala produk, mulai dari produk kesehatan hingga kecantikan.

Faktanya, susu memang istimewa. Banyak penelitian yang membuktikan jika susu punya peranan penting untuk kesehatan secara keseluruhan, dari mulai mencegah osteoporosis, mencegah datangnya berbagai penyakit, menjaga kulit agar tetap sehat dan cantik, serta segudang manfaat lainnya.

Tapi apa benar susu mampu mencegah terjadinya fungsi kognitif otak?

Hingga saat ini, para pakar kesehatan terus mendalami hal-hal yang berhubungan dengan penurunan fungsi kognitif otak. Bagaimana tidak, kondisi ini sangat mengkhawatirkan, terutama karena akibatnya yang bisa membuat Milk Lovers menderita alzheimer, sebuah penyakit yang konon belum ditemukan obatnya.

Tidak hanya itu, penurunan kognitif pun bisa menyebabkan kepikunan, kurangnya konsentrasi, dan masalah penurunan fungsi otak lainnya. Intinya, penurunan fungsi kognitif merupakan sebuah kondisi serius dan harus ditangani dengan sangat baik.

Menurut sebuah penelitian, disebutkan jika susu mengandung vitamin B12 dan protein tinggi, di mana keduanya berkontribusi besar dalam membangun sel-sel otak. Selain itu, keduanya pun sangat ampuh dalam mempertajam kinerja neurotransmitter dan meningkatkan fungsi otak secara keseluruhan.

Dalam penelitian tersebut, sebanyak 90 persen relawan dengan usia di atas 50 tahun, dan mengalami gangguan kognitif ringan, selama 8 minggu beturut-turut diberikan susu cokelat setiap hari dengan takaran, dari mulai 990 mg, 520 mg dan 45 mg.

Setelah itu, para peneliti pun mulai meneliti sejauh mana susu dapat memperkuat fungsi kognitif para peserta penelitian. Dan hasilnya, secara signifikan susu efektif untuk merangsang respon motorik dan memori otak, dengan hasil terbaik didapat oleh peserta yang mengonsumsi 990 mg susu setiap hari.

Giovambattista Desideri, M.D, penulis sekaligus pemimpin penelitian, menyatakan jika hasil penelitian terbarunya ini membuktikan jika susu cokelat, secara signifikan sangat efektif meningkatkan fungsi kognitif bagi orang lanjut usia.

Walaupun begitu, bukan berarti Milk Lovers bisa santai-santai di usia muda. Konsumsi susu tetap dibutuhkan untuk menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan, sekaligus mencegah penurunan fungsi kognitif. Lagian, bukankah mencegah jauh lebih baik ketimbang mengobati. Setuju Milk Lovers?