Sebagai orangtua, Milk Lovers pasti ingin si Kecil tumbuh menjadi anak dengan berbagai kemampuan dan kelebihan. Baik dari segi bersosialiasi, berpikir, dan lain sebagainya. Namun, bagaimana bila si Kecil ternyata senang bercanda dan cenderung iseng? Apa Milk Lovers perlu mewaspadainya?

Disitat dari Parenting, sebenarnya si Kecil yang gemar bergurau atau iseng tak perlu dicemaskan secara berlebihan selama tidak membahayakan orang lain. Selain itu, si Kecil dengan kelebihan ini mempunyai kelebihan lain yang tak terduga.

  1. Kreativitas lebih tinggi

Tindakan-tindakan jahil seperti menumpahkan tepung di pintu masuk kamar dan menempelkan benda asing secara tiba-tiba yang dilakukan si Kecil ternyata membutuhkan kreativitas tinggi. Sebelum si Kecil melaksanakan aksinya, dia pasti sudah merencanakannya matang-matang dengan mengamati kegiatan si target hingga bahan-bahan yang dipakai. Bayangkan bila kreativitas tadi diaplikasikan pada kegiatan lain seperti membuat prakarya sekolah, hasil yang dibuat si Kecil pasti bakal menonjol.

  1. Mampu membuat rencana

Seperti yang telah disinggung di poin sebelumnya, si Kecil yang doyan bercanda dan bertindak iseng sudah terbiasa merencana. Di usianya yang masih dini, si Kecil mungkin belum menyadari kemampuan merancang strategi yang dimiliki secara optimal.

Namun, kalau Milk Lovers dapat mengarahkannya, kelebihannya dalam membuat perencanaan bakal terasah seiring bertambahnya usia. Ketika si Kecil beranjak dewasa, kemampuan ini akan membantunya dalam berbagai aspek.

  1. Menyukai tantangan

Pernahkah si Kecil jera atau langsung berhenti bersikap jahil setelah mendapatkan teguran? Jika si Kecil cenderung tidak kapok dan terus melancarkan aksinya, bisa dipastikan dia menyukai tantangan. Omelan atau hukuman apa pun tidak akan membuatnya gentar. Dari sini, Milk Lovers tahu kalau si Kecil punya pribadi yang pantang menyerah. Namun, tetap, kalau gurauan atau tindakan isengnya salah, Milk Lovers perlu memperingatkannya agar tidak melakukannya lagi.

  1. Lebih berani dan pecaya diri

Mustahil si Kecil menjalankan aksi iseng maupun gurauannya kalau dia tidak mempunyai kepercayaan diri dan keberanian tinggi. Si Kecil tidak mengenal keraguan saat bercanda atau menjahili temannya. Hal inilah yang menjadi energi positif yang bakal membantu si Kecil berkembang di kemudian hari. Kemudian tugas Milk Lovers sebagai orangtua adalah membantu si Kecil dalam masa tumbuh kembang untuk meningkatkan kemampuan dan kelebihannya ke arah yang lebih baik.

Sebagian orangtua masih menganggap anak iseng sebagai sosok bermasalah yang harus didisiplinkan. Setelah mempelajari kelebihan-kelebihan di atas, Milk Lovers jadi tahu kalau si Kecil sesungguhnya tidak melulu salah. Hanya saja, dia butuh dibimbing supaya potensinya berkembang maksimal. Melarang si Kecil untuk melakukan hal-hal yang digemari malah akan menghalangi potensi atau bakat dalam dirinya menciut.