Mendengar anak-anak melontarkan kata-kata kasar memang tidak mengenakan, ya, Milk Lovers. Selain tidak sesuai dengan usianya, mereka yang mendapati ucapan tersebut dari seorang anak mungkin akan menyalahkan orangtuanya karena dinilai kurang cakap dalam membesarkan sang buah hati. Padahal, bisa jadi dia meniru ucapan teman-teman sepermainannya dan belum mampu menyaring kata-kata tersebut.

Untuk mencegah kebiasaan buruk tersebut agar tidak semakin berkembang, simak cara-cara mudahnya di bawah ini.

Jangan Membiarkan Kebiasaan Buruknya Meningkat

Kala Milk Lovers mendengarkan anak mengucapkan kata kasar, jangan tunjukkan ekspresi kaget yang berlebihan. Sebab hal tersebut malah dianggap menarik bagi si Kecil dan akhirnya kebiasaan buruk tadi dia jadikan sebagai gurauan. Di sisi lain, Milk Lovers juga jangan langsung memberinya hukuman. Bila anak mengucapkan kata-kata yang tak pantas dilontarkan, segara terapkan tindakan tegas. Kemudian, kalau anak terus melakukannya meski sudah diberikan peringatan, upayakan berbagai hal sampai dia merasa jera dan tidak akan mengulanginya lagi.

Tidak Menjadikan Kata-kata Kasar Sebagai Gurauan

Terkadang, anak mengungkapkan kekesalan mereka lewat kata-kata kasar saat bermain. Milk Lovers mungkin terkejut dan ingin menasihatinya, tetapi ekspresi anak yang lucu malah memancing kita untuk tertawa. Reaksi tersebut akan membuat anak menganggap ucapannya tadi adalah sesuatu yang lucu, bukannya buruk. Jadi, Milk Lovers, ada baiknya kita tidak cepat luluh dengan ekspresi anak yang manis atau menggemaskan. Justru Milk Lovers harus menegaskan kepada si Kecil kalau kata-katanya tadi tidak baik dan beri pemahaman sampai mereka tak melakukannya lagi.

Jauhkan Anak dari Teman yang Kasar dan Tidak Sopan

Seperti yang sudah disebutkan, kata-kata kasar yang diucapkan anak bisa jadi muncul dari paparan lingkungan yang kurang baik. Sebagai orangtua, sudah sepatutnya bagi Milk Lovers untuk mengawasi dan menyaring lingkungan supaya anak dapat bersosialisasi dengan baik. Jika dalam lingkungan anak ada teman yang ternyata kerap bersikap kasar atau tidak sopan, segera jauhkan anak darinya. Jangan merasa kasihan karena anak nantinya tidak punya kawan banyak. Lebih baik si Kecil punya teman yang jumlahnya sedikit tapi mampu memberi pengaruh baik daripada sebaliknya.

Tidak Menegur Semua Keburukan Di Waktu Bersamaan

Ketika sedang kesal dan kesulitan mengendalikan emosi, ada kalanya Milk Lovers lepas kontrol dan mengeluarkan teguran kepada anak atas semua keburukan anak dalam waktu bersamaan. Alih-alih membuat anak jera, dia malah akan ketakutan atau malah membuat amarahnya ikut memuncak dan balas membentak Milk Lovers. Jangan sampai hal ini juga terjadi kala Milk Lovers hendak menasihati anak yang baru melontarkan kata-kata kasar. Bukannya membuat dia menghentikan kebiasaan buruk tersebut, justru dia akan semakin sering mengatakannya.