Mendidik anak memang bukan hal yang mudah dan menjadi tantangan tersendiri bagi para orangtua. Namun pada dasarnya untuk mendidik anak dengan baik, dibutuhkan orangtua yang penuh kasih sayang, sabar, tetapi juga tetap tegas. Orangtua yang penuh kasih sayang, sabar, dan tegas setidaknya dapat menciptakan karakter anak yang baik.

Menurut para ahli, didikan yang diberikan oleh orangtua yang sabar tetapi tetap tegas, lemah lembut, dan tidak menggunakan kebiasaan main tangan dapat membuat anak menjadi lebih cerdas, mandiri, semangat, dan mengesankan. Hal ini sangat berbeda dengan anak yang tumbuh di lingkungan keluarga yang kurang kasih sayang, keras, minim interaksi antara anak dan orang tua, serta ayah yang memiliki kebiasaan suka main tangan bila salah satu anggota keluarganya melakukan kesalahan.

Berdasarkan informasi yang dilansir dari laman asiatown.net, para peneliti menemukan bahwa anak yang mempunyai ayah dengan karakter kasar dan memiliki kebiasaan main tangan cenderung akan memiliki perilaku dan karakter yang buruk ketika ia berada di luar rumah maupun ketika ia sudah tumbuh dewasa

Selain dapat menciptakan karakter buruk pada anak, ayah yang senang main tangan, mudah marah, dan diselimuti perasaan stress dapat membuat anak mengalami depresi, kesulitan mempelajari hal-hal baru, dan cara berpikir yang lebih lambat dibandingkan anak-anak pada umumnya.

Menurut peneliti dari Tamesha Harewood, seorang ayah yang keras dan mendidik anaknya dengan sangat tegas apalagi sampai sering memukul anak sangat mungkin suatu saat nanti anaknya memiliki perilaku yang buruk. Terkadang, anak juga akan merasa minder atau kurang percaya diri sampai akhirnya ia harus berpura – pura menjadi sosok yang sangat percaya diri tetapi dengan cara yang salah. Bahkan mereka cenderung mengalami berbagai persoalan ketika berada di luar rumah dan saat berinteraksi dengan orang lain.

Ketua American Academy of Pediatrics, Dr. Michael Yogman mengatakan bahwa ayah mempunyai pengaruh yang besar terhadap kepribadian dan karakter anak. Ayah yang dekat dengan anak, bersabar, tekun dan mendukung kreativitas anak dapat mendorong anak menjadi pribadi yang berkepribadian baik, sukses, dan penuh empati. Sedangkan ayah yang kasar, tega memukul anak, dan penuh depresi dapat menyebabkan anak tumbuh menjadi pribadi yang berperilaku buruk dan tidak disukai oleh orang lain.

Memang untuk mendidik anak di tahun-tahun pertama tidaklah mudah. Namun setiap orangtua wajib untuk tetap sabar dan selalu memberikan yang terbaik untuk anak. Para ahli menyarankan agar orangtua tidak pernah memberikan hukuman anak berupa hukuman fisik saat ia melakukan kesalahan karena hukuman fisik hanya akan membuat anak berperilaku semakin buruk.