Pernah nggak sih, Ultra People lagi semangat mau minum susu, kemasannya terlihat normal dan nggak gembung, tapi pas dituang kok baunya agak "lain"? Padahal tanggal kedaluwarsanya masih jauh.

Nah, jangan langsung diminum ya! Susu UHT memang punya teknologi kemasan yang canggih, tapi kalau cara penyimpanannya kurang tepat, kualitasnya bisa menurun sebelum waktunya. Yuk, kita bedah ciri-cirinya supaya kamu tetap aman saat mengonsumsi!

  1. Aroma yang Menusuk (Asam atau Amis)
    Tanda yang paling mudah dikenali adalah aromanya. Susu yang kualitasnya masih terjaga harusnya punya aroma khas yang lembut dan netral. Kalau pas kamu buka tutupnya langsung tercium bau asam yang tajam, tengik, atau amis yang nggak biasa, itu tandanya sudah terkontaminasi bakteri. Percaya sama penciuman kamu, Ultra People!
  2. Perubahan Tekstur: Menggumpal atau Berlendir
    Coba tuang sedikit ke gelas bening. Susu yang baik punya tekstur cair yang konsisten dan mulus. Kalau kamu melihat ada butiran kasar, gumpalan putih (seperti tahu yang hancur), atau teksturnya jadi agak berlendir dan kental saat dituang, itu susunya udah rusak. Gumpalan ini terjadi karena kadar asam yang meningkat sehingga protein dalam susu jadi terpisah.
  3. Perubahan Warna yang Mencurigakan
    Susu sapi biasanya punya warna putih bersih atau sedikit krem. Kalau warnanya sudah mulai berubah jadi agak kekuningan, kusam, atau bahkan kecokelatan, ini adalah tanda bahaya. Perubahan warna ini menandakan adanya reaksi kimia atau pertumbuhan mikroba yang nggak seharusnya ada di sana.
  4. Rasa yang Berubah Tajam
    Kalau dari aroma dan warna masih ragu, coba cicipi sedikit. Susu yang sudah nggak layak konsumsi akan terasa asam di lidah atau justru ada rasa pahit yang meninggalkan bekas di tenggorokan. Kalau sudah kerasa aneh, jangan disayang-sayang ya. Langsung dibuang aja daripada nanti perutmu yang protes!

Kenapa Kok Basi Padahal Belum Kedaluwarsa?
Biasanya ini masalah "salah tempat,". Susu UHT yang sudah dibuka tutupnya wajib masuk ke dalam kulkas (suhu di bawah 4°C) dan sebaiknya dihabiskan dalam waktu 4 hari. Selain itu, bisa juga dari faktor kemasan rusak waktu pengiriman atau penyimpanan. Yang jelas, Kalau kemasannya terbuka sedikit aja, udara luar akan masuk dan mengundang bakteri jahat untuk berpesta di dalamnya.

Jadi, sebelum minum, biasakan selalu cek Aroma, Tekstur, dan Warna ya. Pastikan Ultra Milk kamu selalu disimpan dengan cara yang benar supaya kualitas nutrisinya tetap terjaga.

Stay healthy and be a smart drinker, Ultra People!