Selain Bangka Belitung, Kepulauan Riau menjadi tempat wisata yang sedang naik daun beberapa tahun terakhir. Beberapa lokasi liburan di sana belum terjamah manusia, sehingga keindahannya begitu menyihir sampai dibanding-bandingkan dengan destinasi wisata di luar negeri.

Salah satu objek wisata di Kepulauan Riau yang sedang dibincangkan banyak wisatawan di media sosial adalah Gurun Pasir Telaga Biru. Sejumlah turis yang datang ke sana bahkan mengakui kalau keindahan di tempat tersebut mampu menandingi gurun-gurun di Timur Tengah. Lantas, seindah apa, sih, Gurun Pasir Telaga Biru sampai mendapat pujian dari banyak orang?

Bekas Tambang yang Diubah Jadi Gurun Memukau

Gurun Pasir Telaga Biru bertempat di Dusun Busung, Kecamatan Tanjung Uban, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau. Milk Lovers yang pergi dari Bandar Udara RHF Tanjung Pinang akan menempuh perjalanan selama 45 menit. Sementara itu, waktu yang bakal Milk Lovers tempuh dari Pelabuhan Tanjung Uban lebih singkat, yakni 15 menit saja.

Sesampainya di sana, Milk Lovers bakal disuguhkan hamparan pasir putih yang membentuk gurun. Milk Lovers pasti tak akan menduga kalau Gurun Pasir Telaga Biru adalah bekas penambangan pasir bauksit yang kini sudah mengeras bak karang. Operasional tambang sendiri telah dihentikan sejak zaman Orde Baru atau pada masa pemerintahan Presiden Soeharto.

Warga setempat mengatakan, sebelum menjadi objek wisata, hasil tambang pasir dari lokasi tersebut sempat diekspor ke Singapura pada dekade 80-an. Hingga pada akhirnya masyarakat mengelolanya jadi Gurun Pasir Telaga Biru yang kita kenal sekarang.

Setelah puluhan tahun terbengkalai, cekungan-cekungan bekas galian yang berada di Gurun Pasir Telaga Biru lantas diisi air hujan yang lama kelamaan membentuk telaga dengan air berwarna biru. Dari sinilah lokasi tersebut mendapatkan namanya, Milk Lovers.

Jadi Lokasi Foto-Foto Favorit Para Wisatawan

Setelah bertransformasi jadi destinasi wisata favorit, Gurun Pasir Telaga Biru berhasil menyedot atensi wisatawan dari dalam dan luar negeri. Hamparan pasir seluas 6.000 hektare dengan telaga air biru di tengahnya pun bakal mengingatkan Milk Lovers pada pemandian air panas Pamukkale di Turki. Bukan hanya itu, Milk Lovers tak dikenakan biaya masuk. Turis hanya perlu bayar tiket parkir seharga Rp2.000 buat sepeda motor dan Rp5.000 buat mobil.

Pihak pengelola Gurun Pasir Telaga Biru juga menyediakan properti berfoto seperti ayunan, hiasan bambu, hingga boneka unta buat memaksimalkan jepretan Milk Lovers. Uniknya lagi, tersedia fasilitas seperti arena memanah, perahu bebek, dan kano. Tarif sewa yang dipatok adalah Rp15.000 sampai Rp20.000.

Milk Lovers dianjurkan menggunakan pelindung dan pakaian nyaman mengingat cuaca di Gurun Pasir Telaga Biru cukup panas. Jangan lupa bawa minuman buat mencegah dehidrasi.