Bicara soal Malang, kota yang berada di Jawa Timur ini punya begitu banyak pesona yang mengundang para wisatawan agar datang berkunjung sepanjang tahun. Milk Lovers juga barangkali sudah berencana ingin mengunjungi kota yang dijuluki dengan nama Kota Apel ini. Kalau iya, yuk berkenalan dengan salah satu destinasi terbarunya yang sekarang sedang populer, yuk!

Nama lokasi tersebut adalah Bumi Kitiran, yang tepatnya berlokasi di Batu. Kitiran sendiri berarti kincir angin dalam bahasa Jawa, dan seperti yang sudah bisa Milk Lovers tebak, ada banyak kitiran alias kincir angin yang menyambut kedatangan Milk Lovers di Bumi Kitiran yang berlokasi di Dusun Binangun, Kecamatan Bumiaji, Batu. Berdasarkan penjelasan Sukaji Widya, pemilik Bumi Kitiran, jumlah kincir angin mungil yang terdapat di sini terdiri atas 6 warna dan total berjumlah sekitar 24 ribu. Wow, banyak, ya?

Ketika angin berhembus, semua kincir angin tersebut tentu akan berputar. Nah, Milk Lovers juga bisa menikmati suara desir angin yang berpadu dengan suara putaran baling-baling kincir angin, yang sudah terbilang sulit untuk dinikmati saat ini, terutama di kota-kota besar.

Sebenarnya, Bumi Kitiran ini merupakan sebuah lahan perkebunan jeruk yang kemudian disulap jadi lokasi wisata edukasi. Kemudian, Widya sebagai pemilik terinspirasi oleh Taman Dewari yang ada di Magelang, Jawa Tengah. Apalagi, ia juga menyadari besarnya potensi wisata alam dan pedesaan di Batu, mengingat lokasinya yang jauh dari hiruk-pikuk keramaian kota dan masih sejuk.

Dari berbagai ide dan inspirasi tersebut, lahirlah Bumi Kitiran. Meskipun usia destinasi wisata di Batu Malang ini masih sangat muda, nyatanya Bumi Kitiran sudah mampu menarik perhatian banyak wisatawan lho Milk Lovers. Apalagi kalau Milk Lovers nanti mampir di akhir pekan, di mana Milk Lovers bisa bertemu dengan para pengunjung lain yang bahkan berasal dari luar Jawa Timur. Jadi, bayangkan saja sepopuler apa Bumi Kitiran pada musim liburan nanti!

Berdasarkan penjelasan Widya, mayoritas pengunjung Bumi Kitiran datang untuk berfoto-foto dengan latar belakang pemandangan “taman” kincir angin berwarna-warni, apalagi ketika kincir tersebut sedang bergerak dan berputar karena tiupan angin. Wah, pastinya lokasi ini Instagramable, ya?

Nah, karena usianya yang masih mudah, Bumi Kitiran masih memiliki beberapa fasilitas yang belum tersedia. Akan tetapi, Milk Lovers tak perlu cemas karena berbagai fasilitas hiburan yang belum ada akan terus ditambahkan di kemudian hari, seperti kafe. Sedangkan untuk fasilitas standar seperti toilet, Milk Lovers tidak perlu ragu karena sudah ada, kok.

Untuk bisa menikmati keindahan Bumi Kitiran, Milk Lovers hanya perlu mengeluarkan uang sebesar Rp10.000 per orang. Jam operasional Bumi Kitiran dimulai dari pukul 07.00 s.d 17.00 WIB. Selain daya tarik utama taman kincir angin, destinasi wisata ini juga menawarkan keindahan alam khas Kota Batu yang masih sejuk, segar, dan alami, lho!