Kasus demam berdarah biasanya akan naik sepanjang musim penghujan. Anak-anak termasuk kelompok usia yang rentan mengalami penyakit tersebut mengingat daya tahan tubuhnya yang masih rentan. Milk Lovers yang mendapati si Kecil terkena demam berdarah pastinya panik. Namun, jangan terlalu lama larut dalam kesedihan, sebab ada sejumlah penanganan yang bisa dilakukan.

Menangani Si Kecil yang Kena Demam Berdarah

Sejauh ini, belum ada obat khusus buat menangani demam berdarah, tetapi ada obat yang bisa si Kecil konsumsi untuk meredakan gejalanya. Sebagian besar dokter bakal meresepkan acetaminophen atau parasetamol agar demam cepat turun. Milk Lovers juga tak disarankan memberi obat anti-inflamasi pada si Kecil, sebab kandungannya justru akan mempengaruhi trombosit yang memperparah pendarahan.

Demam berdarah ringan umumnya berupa demam tanpa tanda. Kemunculan gejala justru terjadi 4-7 hati setelah si Kecil digigit nyamuk penyebab penyakit tersebut. Sementara kalau statusnya parah, anak akan membutuhkan perawatan khusus di rumah sakit dan diberikan infus cairan intravena untuk mencegah dehidrasi. Bahkan ada anak yang mengalami sindrom syok dengue yang mengancam nyawa dan akan berakhir pada kematian.

Si Kecil yang menderita demam berdarah ringan akan sembuh dalam kurun waktu 1-2 minggu. Malah mereka akan kebal terhadap virus dengue jenis tertentu setelah pulih. Supaya peluang kesembuhannya kian meningkat, Milk Lovers pun perlu melakukan beberapa hal kala merawatnya di rumah.

Antara lain, pastikan si Kecil beristirahat total atau bedrest sesuai anjuran dokter. Kompres dahinya secara berkala untuk menurunkan demam. Makanan juga bakal mengembalikan kesehatan mereka. Si Kecil yang masih balita bisa Milk Lovers berikan ASI. Sementara yang sudah mengonsumsi makanan padat disarankan menyantap bubur, jus buah segar (anggur, pepaya, atau jeruk), air kelapa dan juga susu.

Dilansir dari laman situs helloSEHAT, WHO menyatakan bahwa susu bisa diminum untuk meringankan gejala demam berdarah dengue (DBD). Susu mengandung elektrolit natrium 42 mg/100 gram, kalium 156 mg/100 gram, dan juga mengandung elektrolit lain seperti kalsium, magnesium, fosfor, dan zinc yang juga dibutuhkan untuk menjalankan semua fungsi tubuh.

Mencegah Kemungkinan Demam Berdarah Pada Si Kecil

Salah satu langkah ampuh untuk mencegah si Kecil terkena demam berdarah adalah memberikannya vaksin. Sayangnya, belum semua lapisan masyarakat dapat merasakan layanan vaksinasi. Lantas IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia) mengupayakan jadwal imunisasi anak secara berkala agar vaksin demam berdarah bisa disalurkan secara merata.

Sementara di rumah, Milk Lovers bisa mengantisipasinya dengan:

  • Beri si Kecil pakaian nyaman yang menutupi seluruh bagian tubuh;
  • Supaya nyamuk penyebab demam berdarah tak menyerang si Kecil, pastikan warna pakaian yang Milk Lovers berikan cerah atau terang seperti kuning dan putih. Warna gelap seperti hitam justru berisiko mengundang perhatian nyamuk;
  • Oleskan lotion atau salep anti-nyamuk saat si Kecil akan beraktivitas. Jika memungkinkan, pasang kelambu di sekitar tempat tidur anak;
  • Pendingin ruangan atau AC pun dinilai dapat mengusir kehadiran nyamuk dari ruangan;
  • Penyemprotan atau fogging di sekitar rumah.

Semoga informasi ini bermanfaat!