Untuk mengurangi kemungkinan penyebaran virus corona yang sejak bulan Maret mulai mewabah di Indonesia, pemerintah DKI Jakarta memutuskan untuk menutup sekolah dan lokasi dan tempat yang biasa menjadi area berkumpul banyak orang seperti tempat-tempat wisata yang ada di Jakarta. 

Awalnya, kebijakan ini diberlakukan selama dua minggu, mulai tanggal 14 Maret 2020. Tapi karena adanya peningkatan penyebaran COVID-19, akhirnya kebijakan ini diperpanjang. Dilansir dari laman situs detik.com (28/2/2020), Pemerintah Provinsi DKI akhirnya memperpanjang masa penutupan tempat wisata yang ada di Jakarta. Penutupan tempat-tempat wisata ini diperpanjang sampai 12 April 2020.

Beberapa tempat wisata tersebut meliputi beberapa tempat wisata keluarga, museum dan cagar alam, seperti:

  • Kawasan Kota Tua
  • Monumen Nasional
  • Ancol
  • Anjungan DKI di TMII
  • Taman Margasatwa Ragunan
  • Taman Ismail Marzuki
  • Rumah Si Pitung
  • PBB Setu Babakan 
  • Pulau Onrust
  • Museum Sejarah Jakarta
  • Museum Prasasti
  • Museum MH Thamrin
  • Museum Seni Rupa dan Keramik
  • Museum Tekstil
  • Museum Wayang16.Museum Bahari
  • Museum Joang '45
  • Lab Tari dan Karawitan Condet
  • Pulau Cipir
  • Pulau Kelor

 

Selama proses penutupan tempat-tempat wisata yang disebutkan di atas, Pemprov DKI sudah melakukan desinfeksi untuk memastikan kebersihannya. Pemprov juga terus berusaha mengingatkan agar masyarakat selalu menjaga jarak (physical distancing) dan mengurangi kegiatan di tempat keramaian agar terlindung dari wabah COVID-19.  

Mari dukung himbauan pemerintah ini agar wabah virus corona bisa segera diatasi sehingga kita bisa menjalani aktivitas sehari-hari dengan rasa aman dan nyaman.