Gangguan jantung adalah salah satu penyakit yang paling sering diderita masyarakat modern. Di negara semaju Amerika Serikat saja gangguan jantung adalah satu dari tiga pemicu kematian yang menelan sekitar 785 ribu nyawa.

Sayangnya, masih banyak orang yang meremehkan atau malah tak menyadari mereka telah menderita serangan jantung, bahkan pada level ringan. Untuk mencegahnya, Milk Lovers harus tahu gejala-gejala serangan jantung ringan.

      1. Tekanan Pada Punuk

Perlu diketahui bahwa serangan jantung tak selalu memberikan dampak langsung pada jantung. Bagian tubuh lain seperti punuk juga berisiko mengalaminya. Milk Lovers yang merasakan serangan jantung ringan akan mendapati tekanan pada punuk. Jangan abaikan apabila tanda ini berlangsung cukup lama dan intens.

      2. Bengkak Pada Pergelangan Kaki

Ada banyak faktor yang menyebabkan pembengkakan para pergelangan kaki, tetapi hanya segelintir yang tahu serangan jantung termasuk di antaranya. Membesarnya pergelangan kaki yang dipicu gangguan jantung akan menjalar ke bagian tubuh lain dan membahayakan kalau terlambat ditangani. Akan lebih baik kalau Milk Lovers mengambil tindakan sebelum menyebar.

     3. Pusing dan Sakit Kepala

Keluhan yang satu ini sering kali diremehkan, padahal ada sejumlah penyakit serius yang diawali dengan pusing dan sakit kepala. Sakit kepala akibat serangan jantung disebabkan penyumbatan aliran darah serta berisiko mengantarkan Milk Lovers pada stroke. Sementara pusing dapat menjadi tanda adanya gangguan yang menghalangi pasokan darah ke otak.

     4. Mudah Kelelahan

Kelelahan setelah beraktivitas seharian masih dikatakan wajar, sebab Milk Lovers menguras energi cukup banyak. Namun, bagaimana kalau Milk Lovers tiba-tiba merasa lelah, padahal tak melakukan aktivitas berat dan berkepanjangan? Hati-hati, kelelahan seperti ini bisa jadi karena jantung lemah, sehingga Milk Lovers cepat capek hingga gampang kehabisan napas.

     5. Kram Perut

Gejala serangan jantung berikutnya yang tak disadari banyak orang adalah kram perut, terutama di bagian pusar. Mengabaikannya terlalu lama akan mengundang risiko kematian pada seseorang. Hal ini disebabkan rasa sakit pada jantung yang tersalurkan ke area perut. Apabila frekuensinya makin sering dan intens, Milk Lovers segera datangi dokter, ya!

     6. Pingsan 

Pada kondisi kronis, seseorang yang mengalami serangan jantung bisa saja pingsan. Peredaran darah yang kurang efektif akan membuat detak jantung Milk Lover melemah. Kalau seseorang terus pingsan dan didampingi gejala-gejala yang kurang mengenakan, ada kemungkinan gangguan jantung yang dialami sudah parah dan harus mendapatkan penanganan medis profesional.

Milk Lovers memang tak akan kesulitan mendapatkan pengobatan untuk mengatasi serangan jantung. Namun, akan lebih baik kalau Milk Lovers mencegahnya sedini mungkin. Lakukan medical check-up berkala dan terapkan gaya hidup sehat untuk menjaga performa dan kesehatan jantung.