Milk Lovers pasti pernah mengalami cegukan. Kedatangannya yang tiba-tiba terbilang mengganggu, terutama kalau berlangsung lama. Akibatnya, Milk Lovers pun terhambat melakukan aktivitas dan sibuk mencari jalan untuk menghentikannya.

Namun, tahukah Milk Lovers kalau cegukan bisa menjadi pertanda gangguan fisik atau psikis? Salah satunya adalah stres yang kerap mengacaukan kondisi kesehatan sampai membuat Milk Lovers cegukan tanpa henti.

Mengapa Cegukan Bisa Terjadi?

Dokter umum dr. Nydia Rena Benita mengungkapkan pemicu cegukan sampai sekarang belum diketahui secara pasti. Akan tetapi, sejumlah pakar mengungkapkan cegukan biasanya terjadi akibat peregangan di rongga perut. Ada pula yang menyebutkan gangguan tersebut muncul dari iritasi atau inflamasi di otot diafragma (bagian yang menunjang gerak pernapasan).

Kemudian, dr. Nydia melanjutkan penyebab cegukan paling sering terjadi gara-gara cara menyantap makanan atau minuman. Milk Lovers yang terburu-buru makan atau minum panas maupun dingin akan cenderung mengalami cegukan.

Tekanan psikis seperti stres pun kerap menimbulkan cegukan. Oleh karena itu, Milk Lovers yang acap kali cegukan saat sedang stres perlu mempelajari pengelolaan emosi.

Cegukan Sebagai Gejala Penyakit, Benarkah?

Seperti yang telah disebutkan, cegukan bisa jadi tanda atau gejala akan penyakit tertentu. Biasanya gangguan ini disertai gejala lain seperti kaku di dada, tenggorokan, maupun perut Milk Lovers. Cegukan yang berlangsung selama lebih dari 48 jam juga patut diwaspadai dan harus segera diperiksakan untuk mengetahui kondisi kesehatan yang akurat.

Beberapa faktor penyebab seseorang cegukan kurang dari 48 jam mencakup:

  • Mengonsumsi minuman berkarbonasi atau beralkohol;
  • Makan terlalu banyak hingga sesak;
  • Luapan emosi berlebih, baik karena gembira maupun stres;
  • Perubahan temperatur tubuh secara mendadak;
  • Tanpa sengaja menelan udara saat makan/minum.

Bagaimana kalau cegukan yang Milk Lovers alami terjadi selama lebih dari 48 jam? Cegukan yang berlangsung sangat lama bisa jadi pertanda dari:

  • Iritasi atau kerusakan saraf. Iritasi pada saraf vagus atau frenikus yang melayani otot diafragma berpotensi merusak saraf-saraf yang berada di rambut, tenggorokan, hingga saluran cerna;
  • Gangguan pada sistem saraf pusat. Infeksi hingga tumor yang menyerang sistem saraf pusat akan mengacaukan kontrol tubuh terhadap refleks cegukan. Beberapa contohnya meliputi cedera, otak traumatis, radang otak, pukulan, hingga meningitis;
  • Masalah metabolisme dan konsumsi obat. Penggunaan obat, kecanduan alkohol, pemakaian steroid, diabetes, hingga penyakit yang menyerang ginjal berpotensi memicu cegukan yang lama.

Dalam kondisi yang lebih parah, tindakan operasi akan diambil untuk menangani cegukan yang terjadi pada seseorang. Selain itu, kendari cegukan lebih sering dialami pria, perempuan pun mempunyai risiko mendapatkan gangguan tersebut dengan penyebab stres berkepanjangan.

Nah, Milk Lovers, tak ada salahnya untuk memeriksakan ke dokter secepatnya bila Milk Lovers sering mengalami cegukan!