Menunjang tumbuh kembang anak merupakan hal yang penting dan tidak boleh dilewatkan oleh orangtua. Yuk, kenali zat penting apa saja yang dibutuhkan untuk menunjang tumbuh kembang anak.

Sebagai orangtua, tentunya kita ingin menyajikan asupan yang sehat sekaligus enak untuk anak. Namun tahukah Milk Lovers zat apa saja yang perlu diberikan untuk anak-anak?

Pada dasarnya pemberian nutrisi untuk anak secara umum sama dengan prinsip kebutuhan nutrisi untuk orang dewasa. Setiap anak membutuhkan vitamin, mineral, karbohidrat, protein, dan lemak. Perbedaannya terletak pada jumlah nutrisi yang diperlukan setiap anak di usia tertentu.

Lalu, nutrisi apa sajakah yang diperlukan sebagai “bahan bakar” untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangannya?

Milk Lovers dapat memberikan asupan padat gizi yang berfungsi sebagai “bahan bakar” untuk menunjang tumbuh kembangnya. Di antara gizi yang diperlukan untuk menunjang tumbuh kembang anak, antara lain:

Karbohidrat

Glukosa merupakan salah satu sumber nutrisi yang tidak boleh dilupakan. Karbohidrat merupakan sumber glukosa yang paling besar. Glukosa menyediakan energi utama untuk metabolisme tubuh. Karbohidrat sebaiknya memenuhi sekitar 50-60% total kebutuhan energi harian.

Karbohidrat terbagi menjadi 2 jenis, yakni karbohidrat kompleks dan karbohidrat sederhana. Sumber karbohidrat kompleks, misalnya roti, pasta, dan nasi. Sedangkan sumber dari karbohidrat sederhana, misalnya gula pasir, permen, dan sirup.

Jenis karbohidrat sederhana akan lebih cepat menaikkan kadar gula di dalam darah sehingga dapat digunakan sebagai sumber energi secara langsung. Namun dalam jangka panjang, mengonsumsi terlalu banyak karbohidrat sederhana dapat mencetuskan risiko penyakit diabetes. Oleh karena itu, ada baiknya jika Anda dapat membatasi asupan ini.

Protein

Kebutuhan protein untuk anak pada usia 6 bulan adalah sekitar 1,12 gram per kilogram berat badan sehari. Kebutuhan ini akan bervariasi seiring dengan pertambahan usia.

Pada saat usia 10 tahun, kebutuhan proteinnya adalah sekitar 0,74 gram per kilogram berat badan sehari.

Sumber protein bisa didapatkan dari hewan maupun tumbuhan, seperti ikan, seafood, telur, tempe dan tahu.

Lemak

Lemak sebaiknya didapatkan dari 30% total asupan harian. Anak pada usia pertumbuhan membutuhkan lemak dan kolesterol sebagai bahan penting untuk pertumbuhan otaknya.

Sumber lemak yang sehat dapat diperoleh dari ikan, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Namun sebaiknya memang tidak terlalu banyak memberikan lemak jenuh seperti yang ditemukan pada makanan yang diolah dengan cara digoreng. Pasalnya, efek jangka panjang apabila mengonsumsi makanan tersebut dapat meningkatkan risiko peningkatan kolesterol di dalam tubuh yang tidak baik untuk kesehatan jantung dan pembuluh darah.

Vitamin dan Mineral

Kebutuhan vitamin dan mineral anak juga merupakan nutrisi yang tidak boleh dilupakan. Tidak jarang anak ditemukan dalam kondisi anemia akibat kurangnya zat besi dalam asupan hariannya.

Kekurangan vitamin A akan menimbulkan gejala kelainan penglihatan dan meningkatkan risiko penyakit yang bahkan bisa menimbulkan kematian, seperti diare dan campak. Apabila terjadi defisiensi vitamin C, maka akan menimbulkan gejala gusi mudah berdarah, sariawan, dan lesu.

Beberapa vitamin dan mineral yang wajib diberikan pada anak adalah vitamin A, vitamin B3, vitamin B6, vitamin C,vitamin D, vitamin E, asam folat, zink dan zat besi.

Tabel berikut merangkum kebutuhan zat yang digunakan sebagai bahan bakar utama menurut rentang usia.

Usia
AKE
% energi protein
Proporsi energi protein (g)
% energi lemak
Proporsi energi lemak (g)
% energi karbohidrat
Proporsi energi karbohidrat (g)
1-3 tahun
1050
10
28
35
44
55
155
4-6 tahun
1575
10
40
35
62
55
220
7-9 tahun
1750
10
46
35
72
55
254
10-12 tahun
2000-2050
15
75-79
30
67-70
55
275-289
13-15 tahun
2125-2550
15
80-93
30
71-83
55
292-340
16-18 tahun
2125-2675
15
80-100
30
71-89
55
292-368

Anjuran proporsi energi dari lemak, karbohidrat dan protein serta kecukupan protein yang dihitung berdasarkan proporsi energi.

Bagi Milk Lovers yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai topik ini, silakan ajukan pertanyaan di fitur Tanya Dokter Klikdokter.com di laman website kami.