Masih dalam merayakan Hari Susu Nasional, Ultra Milk udah jadi pelopor susu sapi segar 100% sejak 1975. Ternyata di balik tanggal itu, ada pertanyaan yang mungkin nggak banyak diobrolin. Apa iya, susu sudah benar-benar sampai ke semua orang? Sayangnya, kalau kita lihat datanya, belum.

Indonesia termasuk negara dengan konsumsi susu terendah di Asia Tenggara. Rata-rata orang Indonesia mengonsumsi susu sekitar 16,5 liter orang per tahun. Sementara Malaysia, sudah di angka sekitar 50 liter, atau Vietnam yang jumlah mengonsumsi susunya terus naik dalam satu dekade terakhir. Wah, kita kira-kira bisa nggak ya kesana?

 

Melihat Harga, Akses, dan Kebiasaan

Di kota besar, susu tersedia dari warung kecil sampai supermarket besar. Namun, di banyak daerah, pilihan susu terbatas dan harga yang tidak selalu sebanding dengan daya beli warga setempat.

Ada juga soal kebiasaan. Banyak keluarga yang memang tidak tumbuh dengan kebiasaan minum susu setiap hari. Padahal, kebiasaan makan dan minum terbentuk sejak dini. 

Terakhir, tidak semua orang bisa minum susu sapi. Intoleransi laktosa cukup umum di Indonesia. Sebenarnya, sebagai alternatif, tersedia susu kedelai, susu oat, dan sejenisnya. Namun, belum selalu mudah dijangkau oleh masyarakat di setiap wilayah.

 

Lalu, Apa yang Bisa Dilakukan?

Hari Susu Nasional harus menjadi momen untuk bicara lebih serius mengenai edukasi gizi sejak usia dini, industri susu lokal yang perlu terus tumbuh agar harga bisa lebih wajar, dan kebijakan pangan yang nggak meninggalkan siapa pun. Nah, yuk biasakan minum susu sapi segar untuk support hari-hari kamu dengan 100% susu sapi segar!