Lulus kuliah adalah waktu yang tepat mencari kerja. Mengirimkan lamaran pekerjaan pastinya akan dilakukan demi mendapatkan pekerjaan impian dan menjanjikan. Ketika Milk Lovers sudah mengirimkan lamaran di berbagai perusahaan terkemuka tetapi hasilnya nihil, pastinya Milk Lovers merasa gagal dan takut.  Apakah yang salah dari surat lamaran tersebut? Mungkin saja CV yang Milk Lovers buat  menjadi salah satu penyebabnya.

Promosikan Dirimu Di Dalam CV

Membuat CV sebenarnya mudah bila Milk Lovers tahu apa saja yang harus dicantumkan. Mungkin dulu waktu Milk Lovers kuliah tidak diajari bagaimana cara membuat CV yang baik dan benar. Isi CV itu seharusnya berisi promosi diri. Milk Lovers harus mampu mempromosikan diri dengan berbagai hal positif di dalamnya. Kebanyakan pelamar kerja melakukan kesalahan saat membuat CV.

Peranan CV ini amat penting yaitu sebagai penghubung antara pelamar atau pencari kerja dengan suatu pekerjaan tertentu yang dilamar. Peranan tim HRD sangat kentara di sini. Tim ini akan melihat kepribadian dari pelamar kerja melalui CV ini. Mempromosikan diri dengan tepat akan berperan besar sekali terhadap keberhasilan CV ini.

Solusi Membuat CV yang Baik dan Menarik

Agar CV Milk Lovers diterima dengan baik oleh perusahaan, maka Milk Lovers harus menghindari berbagai kesalahan dalam membuat CV. Milk Lovers pastinya ingin membuat tim HRD terkesan dengan CV yang dibuat. Tetapi, terkadang kesalahan dilakukan dengan memasukkan hal – hal yang kurang penting di dalam CV , misalnya memasukkan pengalaman magang atau kerja yang tidak ada sangkut pautnya dengan pekerjaan yang akan dilamar.

Kesalahan selanjutnya adalah riwayat hidup atau CV yang berantakan. Ini menjadi salah satu hal tak disukai oleh tim HRD. Kenapa? Tim HRD akan kesulitan untuk menyerap informasi yang akurat dan tepat. Buatlah CV sebaik, sejelas, dan seringkas mungkin dengan memberikan detail yang dibutuhkan dalam sebuah CV.

Mencantumkan data pribadi yang kurang relevan bisa jadi menjadi salah satu sebab mengapa CV Milk Lovers tak dilirik. Cantumkanlah data yang relevan dan dibutuhkan dalam suatu pekerjaan yang hendak dilamar.

Hampir semua orang memiliki kemampuan ini. Sebaiknya Milk Lovers mencantumkan keahlian yang lebih spesifik, misalnya mengembangkan software atau membuat sistem. Ini akan menjadi nilai lebih saat Milk Lovers melamar pekerjaan.