Tidur merupakan salah satu kebutuhan hidup bagi setiap orang. Terlebih lagi untuk orang-orang yang sangat sibuk bekerja, tidur tentunya menjadi aktivitas yang digunakan untuk me-recharge kembali energi yang telah hilang sebelumnya. Namun, ada beberapa dampak negatif yang Milk Lovers peroleh tidak mendapatkan cukup tidur. Beberapa dampak negatif tersebut diantaranya adalah sebagai berikut.

1. Meningkatkan Risiko Diabetes

Begadang bisa menggangu metabolisme dalam tubuh. Menurut studi yang dilakukan oleh University of Chicago, Amerika Serikat, keseimbangan metabolisme bisa terganggu jika seseorang begadang minimal 3 hari. Efeknya sekresi hormon insulin pun tidak sempurna, menurun 25%, sehingga gula yang mestinya diubah menjadi energi menumpuk di dalam darah. Tingginya kadar gula di dalam darah itulah yang disebut diabetes mellitus.

2. Dapat Memicu Obesitas

Kurang tidur karena sering begadang bisa memicu hormon kortisol dalam tubuh. Hormon ini menyebabkan Milk Lovers selalu ingin ngemil atau makan. Selain itu hormonnya mengacaukan nafsu makan dan membuat Milk Lovers akan selalu lapar dan ingin mengonsumsi makanan.

3. Menyebabkan Sakit Jantung

Stres yang dirasakan Milk Lovers yang sering kurang tidur bisa menyebabkan tubuh memproduksi lebih banyak senyawa kimia dan hormon yang nantinya dapat menyebabkan serangan jantung terjadi. Jika Milk Lovers tidak ingin mengalami kejadian seperti ini, sudah saatnya untuk tidak begadang di malam hari.

Jika Milk Lovers sudah terbiasa untuk begadang hanya demi bersenang-senang bersama teman, bermain game, atau menonton acara televisi favorit, tentunya hal seperti ini harus segera ditinggalkan. Dalam sebuah penelitian yang dipublikasikan pada hari kamis, 12 April 2018, di Inggris dengan melibatkan 430 ribu lebih masyarakat Inggris, didapatkan hasil bahwa orang yang terbiasa begadang pada malam hari memiliki risiko 10% lebih besar mati muda.

Malcolm van Schantz, yang berasal dari University of Surrey, merupakan salah seorang pakar yang terlibat pada penelitian ini memaparkan bahwa kebiasaan melakukan begadang  seharusnya dijadikan sebagai masalah kesehatan yang harus disikapi dengan serius. Sedangkan pakar dari Northwestern University, Chicago, Kristen Knutson mengatakan bahwa orang-orang yang terbiasa begadang ternyata memiliki risiko dampak kesehatan yang tidak dapat di sepelekan begitu saja.

Dari sebagian partisipan yang sudah sering begadang, ditemukan fakta jika responden tersebut lebih rentan untuk terkena gangguan perut, kesulitan bernafas, gangguan psikologis, bahkan lebih rentan terkena penyakit diabetes. Selain begadang, para responden ternyata juga cenderung lebih rentan meminum alkohol, kopi, menggunakan obat terlarang, dan merokok.