Milk Lovers, saat si kecil sudah menginjah usia 6 bulan, sebenarnya dia sudah bisa mulai diberi makanan pendamping berupa bubur atau yang sering disebut MP-ASI. Tapi ada baiknya, kalau untuk camilan, sebaiknya di kasih saat dia sudah berusia 1 tahun, atau saat dia sudah mulai bisa mengunyah.

Bukan tanpa alasan. Memberikan anak-anak camilan disaat mereka belum siap secara fisik, berisiko membuatnya tersedak. Kalau sudah begini, Milk Lovers sendiri kan yang repot. Yang paling mengerikan, si kecil bisa saja trauma makanan padat lho!

Perhatikan jadwal

Selain itu, jangan lupa untuk melihat kapan waktu terbaik untuk memberikan camilan bagi si kecil. Tujuannya, pengaturan waktu ini berfungsi agar si kecil bisa tetap mengonsumsi makanan utama sesuai jadwal, tanpa bersikap cranky ketika merasa lapar.

Dilansir dalam parenting, berikut merupakan trik untuk menentukan kapan waktu terbaik memberikan camilan kepada si kecil.

  • Pertama, jangan memberikan camilan ketika sudah dekat waktu makan. Hal ini dilakukan agar si kecil bisa tetap menikmati makan utama dengan lahap, tanpa terganggu dengan camilannnya.
  • Dalam masa pertumbuhan, Batita mungkin butuh makan 5-6 kali sehari, dengan rincian, 3 kali makan utama dan 2-3 kali mengonsumsi camilan.
  • Kalau si kecil sudah merasa lapar dan rewel sebelum (mendekati) jam makan datang, sebaiknya berikan camilan rendah gula, contoh buah-buahan atau cracker.
  • Usahakan untuk mengarahkan si kecil agar tidak suka dengan makanan yang terlalu manis dan MSG. Caranya, jauhkan si kecil dari permen dan snack asin.
  • Pastikan si kecil menikmati camilan di meja makan. Hal ini untuk menghindari si kecil makan secara berlebih, yang berakibat kepada risiko obesitas.
  • Untuk anak yang sudah aktif bergerak, Milk Lovers bisa menyimpan yogurt, buah-buahan atau sayuran salad sebagai camilan mereka di sore hari menjelang makan malam.

Milk Lovers, memberikan camilan kepada si kecil memang gampang-gampang susah, hanya saja Milk Lovers harus mampu menaklukan si kecil agar mereka bisa makan sesuai dengan kebutuhan. Selain itu, hindari memaksa si kecil untuk menghabiskan porsi makannya kalau dia sudah terlihat kenyang.

Jangan bangga dengan anak-anak yang gemuk. Pasalnya, kegemukan merupakan hal yang harus dihindari sejak dini, demi perkembangan dan masa depan mereka sendiri.