Depok merupakan salah satu daerah yang memiliki beberapa tempat wisata, salah satunya adalah masjid kubah mas. Masjid yang satu ini merupakan salah satu tempat wisata religi yang wajib Milk Lovers kunjungi ketika sedang berada di daerah Depok. Oleh sebab itu sangat disayangkan jika Milk Lovers tidak mengunjungi tempat wisata yang satu ini, mengingat pengunjung yang datang dari berbagai daerah.

Mengenal masjid kubah mas

Masjid kubah mas atau masjid Dian Al Mahri merupakan masjid yang terletak di tepi jalan Raya Meruyung, Limo, Depok. Masjid ini sama seperti masjid lainnya yaitu digunakan untuk melakukan ibadah bagi umat muslim. Namun yang menjadi keunikan pada masjid ini adalah kubahnya yang dibuat dari emas. Ditambah lagi dengan areanya yang luas tidak heran jika masjid ini dijadikan sebagai salah satu objek wisata maupun tempat untuk beristirahat.

Masjid ini sendiri dibangun oleh pengusaha asal Banten yang membeli tanah pada masjid tersebut sejak tahun 1996. Pembangunan masjid ini dimulai sejak tahun 2001 dan selesai pada tahun 2006. Masjid ini juga dapat menampung jemaah sebanyak 20.000, tidak heran jika masjid ini termasuk dalam salah satu masjid yang termegah di Asia Tenggara.

Alasan mengapa harus berkunjung ke masjid ini

Tentunya banyak sekali alasan mengapa Milk Lovers harus berkunjung ke masjid ini, selain memiliki kubah yang berbeda dari masjid lainnya. Masjid ini juga memiliki arsitektur yang unik, sehingga selain dapat beribadah di masjid ini para Milk Lovers juga bisa menikmati keindahan arsitekturnya. Serta masjid ini juga dinobatkan sebagai salah satu masjid termegah di Asia Tenggara, tentunya sangat jarang bukan jika harus berkunjung ke masjid termegah di Asia Tenggara.

Kemegahan masjid ini tidak hanya tercermin pada kubah emasnya saja, namun juga dapat Milk Lovers lihat dari lampu gantung seberat 8 ton yang dibeli langsung dari Italia. Serta interiornya yang menggunakan bahan impor dari Turki dan Italia, tentunya semua hal ini belum tentu Milk Lovers temukan pada masjid lainnya. 

Ditambah lagi dengan arsitekturnya seperti masjid di Timur Tengah, tidak heran jika banyak orang yang penasaran dengan masjid ini. Tentunya Milk Lovers yang beragama Islam bisa beribadah di masjid ini, oleh sebab itu sangat disayangkan jika Milk Lovers melewatkan obyek wisata yang satu ini.