Ask The Expert

Pertanyaan

Nyeri haid

Elisabeth 2 bulan lalu

Bagaimana cara mengatasi nyeri haid?


Pakar Menjawab
dr. Gwenda Dellagusta Kamis, 6 Desember 2018

Selamat pagi.

Keluhan yang Anda alami dikenal dengan istilah medis dismenorea atau nyeri yang berhubungan dengan menstruasi. Terdapat dua jenis dismenorea, yaitu dismenorea primer dan dismenorea sekunder.

Dismenorea primer adalah nyeri saat menstruasi yang disebabkan oleh hormon prostaglandin yang diproduksi oleh lapisan rahim. Nyeri biasanya muncul sebelum menstruasi dimulai, memuncak pada hari pertama menstruasi, dan berkurang pada hari menstruasi berikutnya. Dismenorea primer dapat dialami sejak menstruasi pertama kali, atau ketika bertambah dewasa, dan biasanya akan berkurang setelah melahirkan.

Sedangkan dismenorea sekunder adalah nyeri menstruasi yang diakibatkan oleh gangguan organ reproduksi. Nyeri dapat mulai dirasakan pasien beberapa hari sebelum menstruasi dimulai, bertambah nyeri saat menstruasi, dan tidak segera hilang setelah menstruasi selesai. Biasanya pasien mulai mengalami dismenorea sekunder setelah usia dewasa, dan semakin bertambah nyeri dari waktu ke waktu. Beberapa penyakit yang dapat menyebabkan dismenorea sekunder adalah endometriosis (terdapat lapisan rahim di luar organ rahim, misalnya pada sel telur, tuba falopii, atau kandung kemih, yang akan ikut meluruh saat proses menstruasi dan menyebabkan perlukaan serta perlengketan pada lokasi endometriosis), adenomiosis (terdapat lapisan rahim pada otot rahim, yang normalnya tidak ada), dan fibroid (tumor pada rahim, di luar rahim, atau di dalam dinding rahim).

Untuk membantu mengatasi nyeri menstruasi, Anda dapat melakukan kompres hangat pada perut dan pinggang serta mengkonsumsi obat penghilang nyeri yang dijual bebas tanpa resep dokter seperti misalnya Parasetamol jika nyeri sangat mengganggu. Gaya hidup sehat seperti pola makan sehat dan teratur, olahraga yang menenangkan seperti yoga, dan istirahat cukup juga dapat membantu mengatasi dismenorea.

Jika keluhan masih dirasakan mengganggu, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter spesialis kandungan dan kebidanan, agar dokter dapat melakukan pemeriksaan tambahan seperti USG, menemukan penyebab dismenorea, dan segera memberikan terapi yang tepat untuk menangani kondisi Anda sesuai dengan penyebabnya.

Semoga dapat membantu.

Pertanyaan Lainnya

Faktor risiko yang dapat menyebabkan kanker serviks

Apa saja faktor risiko yang bisa menyebabkan kanker serviks?

Afif 10 hari lalu
Perbedaan stroke iskemik dan stroke hemoragik

Apa perbedaan gejala stroke iskemik dan stroke hemoragik ?

Ismatul Udma 10 hari lalu
Kuku berjamur

Apa pentebab kuku berjamur

Tika 10 hari lalu
Apakah ibu hamil boleh makan pedas?

bolehkah ibu hamil makan pedas ?

Ismatul Udma 11 hari lalu
Kulit wajah mengelupas

apa penyebab kulit wajah mengelupas dan bagaimana cara mengatasinya ?

andara 11 hari lalu

Ayo bertanya seputar kesehatan ke pakarnya!

Konsultasikan Kesehatan dan Nutrisi Milk Lovers bersama dr. Gwenda Dellagusta.