Milk Lovers, menurut laporan Kemenkes RI tahun 2017, kasus inveksi HIV di Indonesia secara kumulatif mencapai angka 102.667 kasus, dengan kasus positif HIV mencapai 280.623. Dari angkat tersebut, pengidap AIDS di Indonesia didominasi oleh kalangan muda.

Kenapa Terus Meningkat?

Sigit Priohutomo, PLT Kepala BKKBN (Badan Kependudukan danĀ  Keluarga Berencana Nasional), menyebut jika penyebab utama peningkatan HIV/AIDS di Indonesia disebabkan karena rendahnya pengetahuan Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR) pada remaja.

Menurut Sigit, pengetahuan kesehatan reproduksi ini terkait denan cara bagaimana melindungi diri dari perilaku seksual berisiko, tindak pencegahan kehamilan yang tidak diinginkan, hingga mencegah penyebaran penyakit menular seksual (PMS), termasuk HIV/AIDS.

Hingga saat ini, indeks pengetahuan remaja di Indonesia tentang kesehatan reproduksi, hanya sebesar 57,1 persen. Data tersebut diambil berdasarkan Survei Kinerja Akuntabilitas Program KKBPK (SKAP) BKKBN Tahun 2018. Meskipun di atas 50 persen, tapi angka ini masih tergolong sangat rendah.

Solusi Lewat Program GenRe

Kondisi memilukan ini jelas harus dilawan. Hal inilah yang membuat BKKBN, sejak tahun 2000 gencar melakukan Program Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR), yang kini sudah dikemas ulang dalam program GenRe atau Generasi Berencana.

Lewat program GenRe, remaja nantinya akan dibina dan diarahkan untuk mampu menjalani masa transisi, yang terangkum dalam Lima Transisi Kehidupan atau Five Life Transitions, yang meliputi:

  1. Melanjutkan sekolah atau continue learning
  2. Mencari pekerjaan, start working
  3. Memulai kehidupan berkeluarga, form families
  4. Menjadi anggota masyarakat, exercise citizenship
  5. Mempraktikkan hidup sehat, practice healthy life

Dengan adanya program GenRe, diharapkan dapat membuat para remaja di Indonesia bisa berperilaku positif untuk mendewasakan diri, dan tidak terjebak dalam perilaku yang membahayakan, termasuk terjebak dalam seks tidak sehat dan penggunaan narkoba.

Bagaimana menurut Milk Lovers, sudahkah kita berusaha mencegah penularan HIV/AIDS dengan menjauhi perilaku seksual menyimpang, menjauhi narkoba dan perilaku lainnya yang bisa meningkatkan peluang terinfeksi HIV/AIDS?