CLOSE X
Diabetes Pada Si Kecil,  Mungkinkah?

Diabetes Pada Si Kecil,  Mungkinkah?

Tips Kesehatan
Tips Kesehatan
Thursday, 06 Apr 2017

Sebagai orangtua, Milk Lovers pastinya menginginkan anak yang sehat dan cerdas. Segala upaya akan dilakukan agar si Kecil tidak terserang penyakit dan gangguan kesehatan lainnya. Termasuk mengetahui penyakit-penyakit tak terduga yang bisa saja diidap anak tanpa Milk Lovers ketahui, salah satunya adalah diabetes yang selama ini dikenal sebagai penyakit orang-orang yang sudah memasuki masa senja.

Diabetes atau sering disebut juga sebagai kencing manis sebenarnya muncul dari berbagai faktor seperti pola makan yang kurang seimbang dan gaya hidup tak sehat. Sementara diabetes yang dialami anak bisa dipengaruhi faktor-faktor tambahan lain seperti adanya riwayat dari keluarga (faktor keturunan atau genetik), obesitas sejak kecil, dan lain sebagainya.

Penyebab lain yang acap kali tidak disadari orangtua adalah asupan gula yang terlalu tinggi. Milk Lovers mungkin menganggap pemberian makanan bergula sebagai bentuk pengenalan rasa manis pada anak. Namun, Milk Lovers juga harus mengetahui takaran yang tepat. Berdasarkan Lembaga Kesehatan Dunia atau WHO, asupan gula normal untuk anak tidak boleh lebih dari 10% dari total energi yang dikonsumsi.

Kemudian, menurut Angka Kecukupan Gizi Indonesia pada tahun 2004, anak dalam rentang usia 3 sampai 5 tahun semestinya hanya boleh mengonsumsi gula kurang dari 25 gram yang setara dengan 5 sendok teh per harinya. Sedangkan anak dalam rentang usia 4 sampai 6 tahun hanya boleh memakan makanan dengan kandungan gula yang jumlahnya tidak boleh lebih dari 38 gram atau 8 sendok teh.

Mengenal Gejala-gejala Diabetes Pada Anak

Untuk mengetahui gejala diabetes, Milk Lovers dapat mempelajarinya lewat 3P, yakni poligafi (banyak makan), polidipsi (banyak minum), dan poliuri (banyak kencing). Jika Milk Lovers mendapati tanda-tanda tadi pada anak dan frekuensinya terbilang sering, maka segera periksakan anak kepada dokter atau rumah sakit terpercaya. Tindakan penanganan yang tepat akan menekan risiko diabetes, sehingga anak pun akan mendapatkan pengobatan yang layak.

Selain itu, pencegahan pun harus dilakukan Milk Lovers meski anak tidak menderita diabetes. Caranya tak jauh berbeda dengan tindakan preventif pada orang dewasa. Mulai dari mengatur pola makannya, ajak untuk berolahraga bersama, hingga melakukan pemeriksaan kadar gula darah secara rutin. Dengan begitu, Milk Lovers juga akan mengetahui dengan cepat kalau anak menderita diabetes dan langsung melakukan tindakan selanjutnya untuk menyelamatkannya dari penyakit tersebut.

KOMENTAR

BACK TO
TOP
Stay Connected

BE PART OF US

Daftarkan e-mail kamu dan dapatkan info / tips seputar susu dan kegiatan lainnya