Parasetamol merupakan salah satu obat yang cukup populer dan bisa dengan mudah diakses oleh masyarakat umum. Di pasaran sendiri, obat yang satu ini hadir dalam beberapa brand, dan umumnya digunakan sebagai anti-demam atau penurun panas.

Dalam dosis yang tepat, obat ini pun biasa digunakan sebagai obat untuk mengatasi sakit kepala, flu dan beberapa penyakit ringan lainnya.

Bagaimana Dengan Ibu Hamil. Bolehkah Mengonsumsi Parasetamol?

Selama masa kehamilan, banyak wanita yang memilih mengonsumsi parasetamol sebagai obat pereda sakit kepala. Selain itu, obat ini pun bisa digunakan untuk menghadapi rasa mual dan muntah-muntah saat kehamilan trimester pertama.

Tapi sayang Milk Lovers, keputusan ini dinilai tidak tepat. Pasalnya, hingga saat ini kebanyakan dokter menyarankan agar Anda menjauhi beberapa obat-obatan yang bisa berakibat buruk pada kehamilan, salah satunya parasetamol.

Dalam penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal JAMA Pediatrics, disebutkan jika ibu hamil yang rutin mengonsumsi parasetamol, cenderung melahirkan anak dengan gangguan ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder), atau kondisi yang membuat anak sulit fokus, hiperaktif, dan impulsif.

Penelitian ini dilakukan dengan cara memeriksa data 64.000 ibu hamil di Denmark, yang mengonsumsi parasetamol. Hasilnya, ibu hamil yang mengonsumsi parasetamol, 2 kali lipat berisiko melahirkan anak dengan gangguan ADHD dan gangguan hiperaktif lainnya.

Menurut Dr Beate Ritz, tim peneliti sekaligus profesor epidemiologi di University of California, menjelaskan jika penelitian ini harus jadi pelajaran agar para dokter dan Ibu hamil lebih waspada dengan obat-obatan yang dikonsumsi selama masa kehamilan, terutama parasetamol.

Hal ini disetujui oleh Seif Shaheen, Profesor epidemiologi di Inggris, yang mengungkapkan jika parasetamol dan sejenisnya harus dibatasi penggunaannya.

Selain meningkatkan risiko ADHD, parasetamol pun dipercaya meningkatkan risiko asma pada anak-anak. Klaim ini berdasarkan penelitian yang dlakukan di tahun 2000, terhadap anak-anak yang mengalami masalah asma bawaan, dan riwayat obat-obatan yang dikonsumsi selama masa kehamilan.

Jadi, mulai sekarang yuk kita lebih selektif dalam memilih obat-obatan. Jangan lupa, pastikan obat-obatan yang Anda konsumsi harus sesuai dengan resep dokter.