CLOSE X
Kesungguhan hati demi yang terbaik dari alam.
Catat Ya Milk Lover! Ini Pentingnya Stimulasi Anak dengan Aktivitas Seni

Catat Ya Milk Lover! Ini Pentingnya Stimulasi Anak dengan Aktivitas Seni

Manfaat Susu
Manfaat Susu
Friday, 05 May 2017

Saat dalam periode emas (3 s/d 5 tahun), si kecil wajib diberi stimulasi untuk memaksimalkan pertumbuhan. Dalam buku Early Education, three, four and five years old go to school, stimulai yang tepat di periode emas, berpengaruh besar terhadap kecerdasan si kecil di masa depan.

Tapi ingat, selain memaksimalkan perkembangan kecerdasan secara akademik, Seefeldt dan Wasik menegaskan jika orangtua jangan sampai lupa untuk menyisipkan seni dalam program edukasi anak. Memang apa sih manfaat stimulasi anak dengan aktivitas seni?

Dilansir dalam parenting, David A Sousa, konsultan edukasi neurosains, sekaligus penulis buku How the Brain Learns, menyebut jika kegiatan seni merupakan faktor penting yang bisa mendukung sinergi antara akal, fisik dan kemampuan sosial anak-anak dalam periode emas-nya.

Lebih lanjut lagi, David menjelaskan jika anda bisa mengajak si kecil bernyanyi, menggambar atau menari. Dengan cara sederhana ini, si kecil secara tidak langsung akan masuk dalam aktivitas yang melibatkan semua indera dan sel-sel otak.

Disamping itu, sebuah penelitian dari Child Development and Arts Education dan College Board untuk The National Coalition for Core Arts Standards di tahun 2012, menyebut jika anak-anak usia dini punya kemampuan motorik yang cukup menyolok.

Dengan kata lain, ketika mereka belajar menari, secara tidak langsung mereka sedang belajar untuk berlatih keseimbangan, sekaligus melatih koordinasi yang berfungsi untuk memudahkan mereka dalam beraktivitas di masa depan nanti.

Hal yang sama pun berlaku saat mereka belajar mewarnai dengan krayon. Nggak cuma melatih kepekaan dan kreatifitas saja, kegiatan ini pun efektif untuk mengembangkan kontrol motorik halus, sekaligus gerbang untuk persiapan mereka belajar menulis.

Dampak bagi orangtua

Tidak hanya sekedar kecerdasan fisik dan yang bersifat akademis saja, seni pun bermanfaat untuk melatih kepekaan anak secara keseluruhan. Dengan belajar seni bersama, aktivitas ini secara tidak langsung akan memperkuat hubungan antara orangtua dan anak secara langsung.

Misalnya, saat mengajak anak-anak ke museum atau galeri seni. Kegiatan ini tidak hanya menstimulasi rasa penasaran anak, tapi juga ampuh untuk membangun kedekatan secara emosional, antara orangtua dan anak lewat interaksi rasa penasaran mereka. Selamat mencoba!

KOMENTAR

BACK TO
TOP
Stay Connected

BE PART OF US

Daftarkan e-mail kamu dan dapatkan info / tips seputar susu dan kegiatan lainnya