CLOSE X
Kesungguhan hati demi yang terbaik dari alam.
Waduh! Cuma dari Minuman, Remaja Inggris Konsumsi 9 Kg Gula Per Tahun

Waduh! Cuma dari Minuman, Remaja Inggris Konsumsi 9 Kg Gula Per Tahun

Tips Kesehatan
Tips Kesehatan
Tuesday, 04 Apr 2017

Gula merupakan si pemanis yang sudah menjadi bagian dari kebutuhan manusia. Dalam berbagai kesempatan, Milk Lovers tentu memakainya untuk membuat makanan dan minuman. Gula dalam kadar normal akan membantu tubuh dalam melakukan tugasnya, sehingga Milk Lovers juga bisa beraktivitas sehari-hari. Namun, sesuatu yang berlebihan belum tentu baik. Hal ini juga berlaku kalau Milk Lovers mengonsumsi gula terlalu banyak dalam jangka waktu yang lama.

Beragam penelitian dilakukan untuk mengetahui dampak konsumsi gula yang berlebihan terhadap tubuh. Sebuah studi teranyar yang diterbitkan Cancer Research UK, misalnya, telah mengeluarkan sebuah data yang mengejutkan banyak pakar. Pasalnya, berdasarkan studi tersebut, peneliti mengungkapkan bahwa kelompok remaja dalam rentang usia 11 sampai 18 tahun yang mendapatkan kebebasan mengonsumsi minuman sehari-hari dari orangtuanya cenderung melahap sekitar 235 kemasan minuman manis tiap tahun! Angka tersebut bukan hanya besar, tetapi mengancam kesehatan mereka.

Jika digambarkan, total minuman manis yang dikonsumsi kelompok remaja tersebut mencapai 77 liter atau setara dengan satu bathtub. Sementara kandungan gulanya berkisar 8,2 hingga 9 kilogram. Angka tadi bahkan belum termasuk gula yang terkandung dalam camilan manis. Bila seorang remaja memakan total yang telah disebutkan tadi, maka dia sudah mengonsumsi gula tiga kali lipat dari batas normal yang telah direkomendasikan.

Para pakar kesehatan sampai menganggap gula sebagai salah satu racun jenis baru yang dapat membahayakan tubuh Milk Lovers kalau dikonsumsi dalam jumlah di atas normal. Selain itu, peneliti pun menemukan bukti bahwa balita dalam rentang usia 18 bulan sampai 3 tahun sudah mengonsumsi minuman manis sebanyak 70 kemasan tiap tahunnya. Seperti yang Milk Lovers ketahui, gula yang dikonsumsi secara berlebihan merupakan salah satu faktor utama obesitas atau kegemukan pada anak serta remaja. Obesitan berkaitan dengan penurunan kualitas kesehatan mental maupun fisik. Sehingga anak akan minder atau kurang percaya diri, pertumbuhannya jadi terhambat, terancam menderita diabetes tipe 2 hingga kanker. Maka, para orangtua dianjurkan untuk mengembil tindakan preventif supaya anak mereka tidak melakukan kebiasaan yang meningkatkan risiko obesitas. Bahkan ada upaya untuk memberlakukan pajak terhadap minuman yang mengandung gula tinggi supaya anak-anak tidak sering mengonsumsinya dan beralih ke minuman sehat.

KOMENTAR

BACK TO
TOP
Stay Connected

BE PART OF US

Daftarkan e-mail kamu dan dapatkan info / tips seputar susu dan kegiatan lainnya