CLOSE X
Kesungguhan hati demi yang terbaik dari alam.

Citra Diri Positif Sangat Penting Lho Bagi Anak Remaja!

icon-small-fun-fact
Fun Fact
Saturday, 11 Mar 2017

Seorang anak akan mengalami berbagai perubahan saat dia menginjak usia remaja. Perubahan yang paling kentara terlihat adalah fisiknya, karena pubertas yang akan mempengaruhi fluktuasi hormon dalam tubuh mereka. Sebagai orangtua, Milk Lovers harus senantiasa mendampingi dan membekali anak-anak supaya mereka mempunyai body image yang positif.

Pentingnya Body Image Positif Bagi Kaum Remaja

Body image atau citra diri adalah persepsi Milk Lovers terhadap tubuh, apa saja yang dirasakan terhadap bentuk tubuh itu, hingga cara Milk Lovers membawa diri. Seorang remaja yang memiliki body image atau citra diri positif menunjukkan ciri-ciri seperti kepercayaan diri tinggi, mampu menorehkan prestasi, dan menghargai kelebihan yang tak berhubungan dengan penampilan luarnya.

Menurut Sutji Sosrowardojo—seorang psikolog—citra diri bukanlah sesuatu yang terlihat dari luar, tetapi apa yang dirasakan. Sebab, ada orang yang memiliki berat badan normal tetapi merasa kegemukan atau seseorang yang tidak puas dengan kaki pendek dan merasa dirinya jelek. Dalam hal ini, Milk Lovers pun dapat melihat kalau citra diri atau body image dapat bernilai positif atau negatif. Anggapan ini juga dapat dipengaruhi dari lingkungan sekitar seperti orangtua, teman, hingga media terhadap seseorang.

Sebagai pihak yang paling dekat, orangtua menjadi faktor penyebab terkuat yang dapat membangun citra diri pada anak. Misalnya, orangtua kadang mengeluhkan berat badan atau menilai ukuran tubuh orang lain di depan anaknya. Secara tidak langsung, mereka telah menanamkan body image yang keliru bagi anak-anak. Faktor lain yang akan mempengaruhi persepsi anak adalah kebiasaan bersolek orang-orang dewasa dan filter yang dipakai untuk memoles tampilan swafoto yang kurang sempurna.

Seorang anak—khususnya mereka yang beranjak remaja—akan dihinggapi rasa cemas dan perlahan-lahan serta tanpa disadari, mereka membangun citra diri negatif. Mereka akan mudah merasa cemas, malu, sulit berkonsentrasi, hingga ada yang mempunyai kecenderungan bunuh diri. Dari sini, Milk Lovers dapat melihat besarnya pengaruh pihak terdekat seperti orangtua dalam menciptakan citra diri bagi anak-anak yang sedang mengalami pubertas.

Maka dari itu, sejak anak masih berusia dini, tanamkanlah body image positif. Milk Lovers harus mampu membuat mereka nyaman dengan tubuh mereka sendiri. Buat mereka paham akan makna bersyukur sejak masih kecil. Contohnya dengan memuji kelebihan dalam bersikap atau terhadap kecerdasan yang mereka miliki.

Kemudian, Milk Lovers juga harus mengajarkan bahwa ada hal-hal yang lebih penting dibandingkan penampilan fisik—baik untuk diri mereka atau orang lain di sekitarnya. Dengan menanamkan body image positif sejak kecil, mereka tidak akan mengalami banyak kesulitan saat menghadapi pubertas. Di sisi lain, Milk Lovers harus tetap mengawasi dan membimbing mereka kelak.

KOMENTAR

BACK TO
TOP

BE PART OF US

Stay Connected